Masjid Kampung Metimber

Masjid Kampung Metimber di kota Masjid, Papua Barat, merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia Timur yang masih berdiri kokoh. Dibangun oleh para imam pelayar Muslim pada abad ke-19, masjid ini menyimpan sejarah penyebaran Islam di Tanah Papua. Arsitekturnya memadukan kayu sagu dan atap rumbia khas Melayu-Papua, mencerminkan akulturasi budaya setempat. Hingga kini, Masjid Kampung Metimber menjadi pusat ibadah dan warisan budaya yang terus mempererat tali persaudaraan antar umat beragama di Bumi Cenderawasih.
3RP9+XJ, Waremu, Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Bar. 98662, Indonesia
None
Masjid Kampung Metimber yang terletak di Waremu, Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menjadi pusat ibadah sekaligus ikon keharmonisan masyarakat setempat; bangunan sederhana namapak kokoh ini selalu dipadati jamaah setiap sholat lima waktu, dan pada malam Ramadannya, cahaya lampu masjid yang berpendar di atas bukit semakin memperkuat kesan bahwa Islam di ujung timur Indonesia tetap hidup dalam hangatnya kebersamaan.
- Informasi lebih lanjut
- Apa yang membuat Masjid Kampung Metimber di Waremu, Kokas, Fakfak ini unik dibandingkan masjid-masjid lain di Papua Barat?
- Bagaimana cara paling efisien mencapai Masjid Kampung Metimber dari pusat Kota Fakfak?
- Apakah Masjid Kampung Metimber menyediakan fasilitas untuk jamaah yang ingin menginap atau mengadakan kegiatan sosial?
- Kapan waktu terbaik berkunjung agar bisa berinteraksi langsung dengan komunitas lokal sekitar Masjid Kampung Metimber?
Informasi lebih lanjut
Apa yang membuat Masjid Kampung Metimber di Waremu, Kokas, Fakfak ini unik dibandingkan masjid-masjid lain di Papua Barat?
Masjid Kampung Metimber berdiri di kaki perbukitan kokoh dengan koordinat 3RP9+XJ sehingga pemandangan laut Arafura terlihat jelas saat shalat, dan arsitektur khas Papua yang menggabungkan anyaman rotan pada dinding menambah kesan kemurnian budaya lokal tanpa menghilangkan nilai kesucian rumah ibadah.
Bagaimana cara paling efisien mencapai Masjid Kampung Metimber dari pusat Kota Fakfak?
Perjalanan darat sekitar 2 jam melewai jalan Trans-Papua yang baru diaspal, lalu dilanjutkan dengan perahu kayu 15 menit menyusuri sungai kokas hingga dermade Waremu; disarankan berangkat pukul 05.00 agar tiba sebelum dzuhur dan bisa menikmati udara segar pedalaman.
Apakah Masjid Kampung Metimber menyediakan fasilitas untuk jamaah yang ingin menginap atau mengadakan kegiatan sosial?
Masjid ini memiliki rumah tamu sederhana berkapasitas 5 kamar yang bisa dipakai secara gratis dengan konfirmasi kepada takmir, serta dapung umum yang sering dipakai untuk pengajian malam jumat dan buka puasa bersama warga Waremu maupun pengunjung lintas agama.
Kapan waktu terbaik berkunjung agar bisa berinteraksi langsung dengan komunitas lokal sekitar Masjid Kampung Metimber?
Datanglah pada akhir pekan saat selesai shalat subuh, karena warga akan berkumpul untuk gotong royong membersihkan halaman masjid dan biasanya diikuti sarapan gratis papeda sehingga pengunjung bisa merasakan keramahan masyarakat adat sambil berbincang seputar sejarah Islam di Kabupaten Fakfak.
Jika Anda ingin melihat artikel lain yang serupa dengan Masjid Kampung Metimber, Anda dapat mengunjungi kategori Masjid Near Me.
