Masjid Amirul Mukminin (Masjid Terapung Makassar)
Terapung di atas lautan biru, Masjid Amirul Mukminin menjadi ikon baru Sulawesi Tenggara sekaligus bukti bahwa arsitektur religius Indonesia terus berkembang. Didirikan di perairan Teluk Kendari, rumah ibadah ini memadukan nilai spiritual dengan keindahan alam, menarik jamaah dan wisatawan lokal maupun mancanegara. Masjid yang juga dikenal sebagai Masjid Terapung Makassar ini menunjukkan bahwa Indonesia, sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar, mampu menghadirkan tempat ibadah yang inovatif dan ramah lingkungan.
Jl. Penghibur No.289, Losari, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112, Indonesia
None
Berdiri kokoh di atas laut dengan arsitektur lembut berbahan kayu, Masjid Amirul Mukminin atau Masjid Terapung Makassar di Jl. Penghibur No.289 ini menawarkan pengalaman salat sambil menatap horizon Losari; desain terapungnya menampilkan lima kubah berwarna putih yang memantulkan cahaya senja, sementara interiornya tetap sejuk meski berada di garis pantai, menjadikannya landmark religius sekaligus spot fotografi favorit yang konsisten meraih rating 4.7 dari pengunjung karena kebersihan, keasrian, dan pemandangan langka menghadap Selat Makassar.
| Senin | 04.00–06.05, 10.30–20.30 |
| Selasa | 04.00–06.05, 10.30–20.30 |
| Rabu | 04.00–06.05, 10.30–20.30 |
| Kamis | 04.00–06.05, 10.30–20.30 |
| Jumat | 04.00–06.05, 10.30–20.30 |
| Sabtu | 04.00–06.05, 10.30–20.30 |
| Minggu | 04.00–06.05, 10.30–20.30 |
- Informasi lebih lanjut
- Apa yang membuat Masjid Amirul Mukminin di Losari begitu ikonik?
- Bagaimana cara mencapai Masjid Amirul Mukminin dari bandara Sultan Hasanuddin?
- Apakah Masjid Amirul Mukminin buka 24 jam dan menyediakan fasilitas untuk jamaah wanita?
- Apakah ada kegiatan keagamaan rutin atau program ramah anak di masjid ini?
Informasi lebih lanjut
Apa yang membuat Masjid Amirul Mukminin di Losari begitu ikonik?
Dibangun di atas laut dengan struktur terapung, masjid ini menjadi lencana Kota Makassar karena arsitekturnya yang menyerupai kaplayar putih yang siap berlabuh, sehingga wisatawan dan jamaah mendapatkan pengalaman spiritual sekaligus visual yang tak terlupakan saat matahari tenggelam.
Bagaimana cara mencapai Masjid Amirul Mukminin dari bandara Sultan Hasanuddin?
Dari bandara, Anda bisa menempuh perjalanan selama 35–45 menit menggunakan taksi daring atau rental mobil melalui Jl. Sultan Hasanuddin menuju Jl. Penghibur No.289, Losari, tepat di samping pantai Losari; jika macet, gunakan jalur tol baru agar tiba lebih cepat untuk sholat maghrib sambil menikmati angin laut.
Apakah Masjid Amirul Mukminin buka 24 jam dan menyediakan fasilitas untuk jamaah wanita?
Masjid ini buka 24 jam, dilengkapi ruang sholat wanita yang nyaman, kamar mandi bersih, serta area ablauks khusus; petugas keamanan dan petugas masjid selalu siap membantu, sehingga jamaah wanita bisa beribadah tenang kapan pun tanpa khawatir kekurangan perlengkapan.
Apakah ada kegiatan keagamaan rutin atau program ramah anak di masjid ini?
Setiap Ahad pagi diadakan kuliah subuh, tahsin Qur’an untuk anak-anak, serta program tadarus malam Ramadhan; tim pemuda masjid juga mengelola bazaar amal dan pelatihan lomba adzan, menjadikan Masjid Amirul Mukminin bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat pendidikan dan kebersamaan masyarakat Makassar.
Jika Anda ingin melihat artikel lain yang serupa dengan Masjid Amirul Mukminin (Masjid Terapung Makassar), Anda dapat mengunjungi kategori Masjid Near Me.
