Masjid Agung Ar-Raihan Koba

Masjid Agung Ar-Raihan Koba, yang berdiri megah di kota kecil Koba, Bangka Tengah, menjadi ikon keimanan sekaligus cagar budaya Islam di Kepulauan Bangka Belitung. Dibangun dengan arsitektur khas Melayu-Islam yang memadukan ukir lokal dan kaligrafi Arab, masjid ini menyerap nilai-nilai tradisi sekaligus modernitas. Sejak diresmikan, ia tak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, melainkan juga jantung dakwah, pendidikan, dan toleransi antarumat beragama, menjadikannya destinasi spiritual wajib bagi penduduk setempat maupun pelancong yang haus akan ketenangan.
FCP8+VGG, Jl. Titian Puspa I, Padang Mulia, Kec. Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung 33681, Indonesia
None
Masjid Agung Ar-Raihan Koba di Jl. Titian Puspa I, Padang Mulia, Kecamatan Koba, Bangka Tengah, menjadi ikon keislaman sekaligus kebanggaan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung; dengan nilai 4.9 dari jemaah, ia menawarkan desain arsitektur khas lokal yang megah, ruang shaf luas, serta fasilitas ramah keluarga, sehingga selain berfungsi sebagai pusat ibadah, masjid ini juga menjadi tempat silaturahim, pengajian, dan penyebarluasan nilai-nilai toleransi di tengah komunitas nelayan dan pekerja tambang.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apa saja fasilitas utama yang ditawarkan Masjid Agung Ar-Raihan Koba?
Masjid Agung Ar-Raihan Koba menyediakan ruang salat berkapasitas besar, area parkir luas, serta kamar mandi dan wudhu yang bersih dan modern, membuat jamaah merasa nyaman saat beribadah.
Bagaimana cara mencapai Masjid Agung Ar-Raihan Koba dari pusat kota Pangkal Pinang?
Dari Pangkal Pinang, ambil Jalan Lintas Timur ke arah Koba; setelah melewati pertigaan Titian Puspa, ikuti petunjuk arah ke FCP8+VGG sehingga tiba di kompleks Padang Mulia, Koba, dalam waktu sekitar 90 menit dengan kendaraan pribadi.
Apakah masjid ini buka 24 jam untuk ibadah dan kegiatan tadarus?
Masjid Agung Ar-Raihan Koba buka sepanjang hari, namun pintu gerbang utama ditutup pukul 22.00 WIB untuk keamanan; jamaah bisa masuk lewat pintu samping yang tetap dipantau petugas kebersihan dan satgas masjid.
Apakah masjid menerima infaq pembangunan dan bagaimana prosedurnya?
Pengelola masjid menerima infaq tunai melalui kotak amal yang tersedia, transfer bank ke rekening resmi DKM Ar-Raihan, atau QRIS yang dipasang di pintu masuk; semua donatur akan mendapat bukti elektronik dan laporan penggunaan dana setiap bulan.





