Masjid Agung Pangkep
Masjid Agung Pangkep yang berdiri megah di pusat Kota Pangkajene dan Kepulauan menjadi saksi sejarah panjang Islam di Sulawesi Selatan. Dibangun pada 1960-an, masjid ini memadukan arsitektur tradisional Bugis-Makassar dengan sentuhan modern, menghadirkan lima kubah utama dan empat menara yang menjulang. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Agung Pangkep menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat, memperkuat identitas Islam di kawasan ini. Keindahan desainnya menjadikannya daya tarik wisata religi yang tak boleh dilewatkan.
5G7W+43V, Tumampua, Kec. Pangkajene, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan, Sulawesi Selatan 90617, Indonesia
None
Masjid Agung Pangkep yang berdiri di Tumampua, Kec. Pangkajene, Kab. Pangkep, Sulawesi Selatan, menampilkan arsitektur khas lokal berbahan kayu dan bambu yang kokoh, dilengkapi lima kubah utama serta menara tinggi yang menjadi penanda visual di tengah kawasan perairan; fasilitasnya meliputi aula serbaguna, kantor takmir, ruang pendidikan anak, area parkir luas, serta spot foto terapung yang populer di media sosial, membuatnya tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tapi juga destinasi edukatif dan wisata religi yang ramah keluarga; pengunjung kerap memuji kebersihan, keteraturan petugas, dan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler, sehingga nilai 4.6 dari ribuan ulasan online mencerminkan kenyamanan spiritual yang ditawarkan oleh masjid ini.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
- Informasi lebih lanjut
- Apa yang membuat Masjid Agung Pangkep berbeda dari masjid-masjid besar lain di Indonesia?
- Bagaimana cara mencapai Masjid Agung Pangkep menggunakan transportasi umum?
- Jam berapa Masjid Agung Pangkep dibuka untuk wisatawan, dan apakah ada kegiatan khusus?
- Fasilitas apa saja yang tersedia di sekitar Masjid Agung Pangkep agar pengunjung tetap nyaman?
Informasi lebih lanjut
Apa yang membuat Masjid Agung Pangkep berbeda dari masjid-masjid besar lain di Indonesia?
Masjid Agung Pangkep menonjol karena arsitektur khas Sulawesi yang dipadukan dengan gaya Timur Tengah, menghadirkan kulminasi budaya lokal dan Islam dalam satu bangunan yang megah; letaknya di Tumampua, Kec. Pangkajene, Kab. Pangkep, Sulawesi Selatan, membuatnya menjadi ikon religius sekaligus destinasi wisata spiritual yang ramah keluarga.
Bagaimana cara mencapai Masjid Agung Pangkep menggunakan transportasi umum?
Dari pusat Kota Makassar, penumpang dapat naik bus DAMRI jurusan Pangkajene hingga terminal utama Pangkep, lalu melanjutkan dengan ojek online atau angkot jurusan Tumampua sekitar 15 menit; alamat lengkapnya 5G7W+43V memberikan titik tepat di peta digital sehingga wisatawan bisa langsung mengetik kode tersebut di aplikasi navigasi.
Jam berapa Masjid Agung Pangkep dibuka untuk wisatawan, dan apakah ada kegiatan khusus?
Masjid ini buka 24 jam karena berfungsi sebagai tempat ibadah, namun kunjungan wisata paling nyaman antara pukul 08.00–16.00 WITA di luar waktu shalat lima waktu; setiap malam Jumat legi diadakan pengajian akbar yang dihadiri ribuan jamaah, sementara ramadhan diselenggarakan tarawih berjamaah dengan tadarusan hingga menjelang sahur.
Fasilitas apa saja yang tersedia di sekitar Masjid Agung Pangkep agar pengunjung tetap nyaman?
Area kompleks dilengkapi dengan tempat wudhu luas, toilet bersih, musala anak, area parkir kapasitas besar, serta kantin halal yang menyajikan makanan khas Pangkep seperti sop saudara dan pallu basa; nilai rating 4.6 dari ribuan pengguna Google menunjukkan kepuasan tinggi terhadap kebersihan, keamanan, dan keramahan pengurus masjid.
Jika Anda ingin melihat artikel lain yang serupa dengan Masjid Agung Pangkep, Anda dapat mengunjungi kategori Masjid Near Me.
