Masjid Al-Faruq

Masjid Al-Faruq di Masjid, Kalimantan Selatan, menjadi saksi bisu perjalanan Islam di pedalaman Kalimantan. Dibangun pada abad ke-18, masjid berbahan kayan ulin ini memadukan arsitektur Banjar dan Timur Tengah, menghadirkan nuansa spiritual yang kental. Letaknya di tepi sungai memperkuat kesan damai, sementara ukiran kaligrafi di dindingnya berbisik cerita keimanan masyarakat lokal. Masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan jantung peradaban Islam di Kalimantan Selatan.
Komplek Permata Bunda Raya, JJRH+4VJ, Jalan Jend. A.Yani Km 7.400, Jl. Nilam Blk. D No.12 D, Banjarmasin City, South Kalimantan 70654, Indonesia
None
Masjid Al-Faruq berdiri di Komplek Permata Bunda Raya, Jalan Jenderal A. Yani Km 7.400, RT 12 D, Kelurahan Nilam, Kota Banjarmasin; bangunan sederhana berkapasitas sekitar 150 jamaah ini menjadi tempat shalat lima waktu, tarawih, dan kajian mingguan bagi warga sekitar, sekaligus menjadi tanda bahwa meski dikelilingi perumahan dan pusat niaga, ruang ibadah tetap hadir di tengah kesibukan Kalimantan Selatan.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apa saja fasilitas utama yang ditawarkan Masjid Al-Faruq di Komplek Permata Bunda Raya?
Masjid Al-Faruq menyediakan ruang salinan berkapasitas besar, kelas pengajian anak dan remaja, serta area parkir luas yang bisa menampung puluhan kendaraan, sehingga jamaah dari Banjarmasin City dan sekitarnya bisa beribadah dengan nyaman setiap waktu.
Bagaimana cara mencapai Masjid Al-Faruq dari Jalan Jenderal A. Yani Km 7,400?
Cukup ikuti arah menuju JJRH+4VJ, belok ke Jalan Nilam Blok D Nomor 12 D, lalu masuk ke Komplek Permata Bunda Raya; petunjuk ini jelas terlihat di papan nama besar sehingga pengunjung baru pun tidak akan tersesah bahkan saat malam hari.
Apakah Masjid Al-Faruq menyelenggarakan program rutin bagi jamaah setempat?
Setiap pekan masjid ini menggelar kajian akhir pekan, kajian Subuh, dan kelas tahsin Al-Qur’an yang dibuka untuk 5 kelompok usia sekaligus, menjadikannya pusat dakwah aktif di South Kalimantan.
Apakah Masjid Al-Faruq menerima donasi atau wakaf untuk pengembangan fasilitas?
Pengurus masjid sangat terbuka untuk wakaf tanah, peralatan multimedia, dan dana operasional, semua transparan tercatat di lembaran kas bulanan yang dipajang di papan pengumuman agar jamaah tahu persis bagaimana kontribusinya digunakan.





