Masjid Al-Hadi PTPN IV Marihat
Masjid Al-Hadi PTPN IV Marihat di Pematangsiantar menjadi saksi bisu perjalanan Islam di tanah Deli, merangkap fungsi sebagai pusat ibadah dan warisan sejarah perkebunan. Bangunan tua ini menunjukkan bagaimana masjid di Indonesia lahir bukan hanya sebagai tempat salat, melainkan juga sebagai basis dakwah, pendidikan, dan penjaga identitas umat. Di tengah derap mesin tebu dan asap pabrik gula, azan Al-Hadi tetap berkumandung, membuktikan bahwa spirit masjid Nusantara mampu berakar di mana pun, bahkan di jalur produksi gula terbesar Sumatera Utara.
V2XJ+3JM, Pematang Silampuyang, Kec. Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara 21165, Indonesia
None
Masjid Al-Hadi PTPN IV Marihat berdiri kokoh di tengah perkebunan kelapa sawit Pematang Silampuyang, Simalungun, Sumatera Utara, menjadi pusat ibadah sekaligus identitas spiritual bagi karyawan dan masyarakat sekitar; arsitekturnya yang sederhana namapun bersih dan terawat mencermankan nilai-nilai kerukunan, sementara suasana tenang di dalamnya—diperkuat rating 4,8—membuat setiap jamaah merasa nyaman menunaikan shalat berjamaah, mengaji, hingga mengikuti kajian rutin yang menjadikan masjid ini tidak sekadar bangunan, melainkan jantung kehidupan Islami di tengah perkebunan.
Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid Al-Hadi PTPN IV Marihat buka 24 jam?
Masjid Al-Hadi PTPN IV Marihat yang beralamat di V2XJ+3JM, Pematang Silampuyang, Kec. Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara 21165, umumnya buka sepanjang waktu karena berfungsi sebagai tempat ibadah utama bagi warga perkebunan dan masyarakat sekitar, namun kegiatan besar seperti pengajian biasanya dijadwalkan setelah shalat Maghrib.
Bagaimana cara mencapai Masjid Al-Hadi jika naik kendaraan umum?
Dari pusat Kota Pematangsiantar, penumpang bisa naik angkot jurusan Siantar–Marihat lalu turun di gerbang utama PTPN IV, lalu berjalan kaki sekitar 300 meter menyusuri jalan perkebunan; petunjuk arah bertuliskan Masjid Al-Hadi sudah dipasang di setiap simpang utama sehingga jamaah tidak tersesat.
Apakah Masjid Al-Hadi menyediakan tempat wudhu dan kamar kecil yang bersih?
Fasilitas wudhu dan toilet tersedia dalam jumlah yang cukup serta dipelihara setiap hari oleh petugas kebersihan masjid, sehingga kenyamanan jamaah tetap terjaga dan masjid meraih rating 4.8 dari ulasan pengunjung daring.
Bolehkah jamaah dari luar perkebunan ikut shalat Jumat di Masjid Al-Hadi?
Seluruh umat Muslim dipersilakan, bahkan pengurus masjid aktif mengundang jamaah luar dengan menyediakan area parkir lapang dan menyediakan makanan kecil setelah shalat Jumat guna mempererat silaturahmi antar-masyarakat.

