Masjid Al-Manaar

masjid al manaar

Masjid Al-Manaar yang berdiri megah di kawasan Masjid, Bandar Lampung, menjadi saksi bisu perjalanan panjang umat Islam di ujung Sumatra. Dibangun pada masa penjajahan Belanda, masjid berarsitektur kolonial ini menyimpan cerita perjuangan mempertahankan identitas agama di tengah modernisasi. Keunikan desainnya yang memadukan gaya Eropa dan lokal menjadikannya ikon religius sekaligus warisan budaya.

Masjid Al-Manaar

Alamat

H7P9+8CG, Jl. Dr. Harun II, Kota Baru, Kec. Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Lampung 35128, Indonesia

Telefon

None

Masjid Al-Manaar di Jl. Dr. Harun II, Kota Baru, Bandar Lampung, menawarkan suasana tenang dengan desain sederhana namun fungsional; selain waktu shalat lima waktu, ia juga jadi pusat kajian mingguan dan pengajian anak, sehingga tetap hidup sepanjang pekan.

Informasi lebih lanjut

Apa saja program unggulan Masjid Al-Manaar di Bandar Lampung?

Masjid Al-Manaar yang beralamat di Jl. Dr. Harun II, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, rutin menggelar kajian akbar setiap malam Jumat, kelas tahsin Qur’an untuk remaja, serta bakti sosial kesehatan secara berkala agar jamaah tidak halal beribadah tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Bagaimana cara mencapai Masjid Al-Manaar jika saya berasal dari luar Kota Bandar Lampung?

Anda cukup memasukkan koordinat H7P9+8CG pada aplikasi peta digital atau menempuh arteri utama Sultan Haji menuju Kota Baru; masjid ini berdiri persis di samping kantor kelurahan, memiliki parkir luas, dan bisa dijangkau ojek daring maupun transportasi umah jurusan Tanjungkarang Timur dalam waktu sekitar 5 menit dari Terminal Rajabasa.

Apakah Masjid Al-Manaar menyediakan fasilitas bagi jamaah wanita dan anak-anak?

Tentu saja; lantai dua Masjid Al-Manaar difungsikan secara khusus sebagai musala perempuan yang nyaman dengan penerangan natural, ruang laktasi, serta playground kecil agar anak-anak tetap aman sementara ibu mereka mengikuti kajian, semua tanpa dipungut biaya.

Bagaimana tata cara mendaftar sebagai relawan pengajian Ramadan di Masjid Al-Manaar?

Panitia pelaksana biasanya membuka pendaftaran relawan Ramadan mulai pertengahan Sya’ban melalui formulir daring yang dipublikasikan di media sosial resmi masjid; peserta wajib mengisi data diri, memilih shift (sahur, iftar, atau tarawih), dan mengikuti briefing teknis yang berlangsung satu minggu sebelum puasa guna menjamin pelayanan optimal selama Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *