Masjid Al Muhajirin

Masjid Al Muhajirin di kota Masjid, Sulawesi Barat, menjadi saksi harmonis Islam dengan budaya Mandar. Dibangun oleh para muhajirin pada abad XIX, masjid ini memadukan arsitektur lokal dan Timur Tengah, menghadirkan serambi kayu, limasan tiga, dan ukiran khas. Terletak di kaki Gunung Rantebatumo, ia menjadi pusat dakwah, pendidikan, dan solidaritas umat. Setiap tahun, tradisi Maulid Nabi dan tadarusan memadukan lontara’ dan Al-Qur’an, memperkuat identitas masyarakat pesisir. Keberadaannya menegaskan bahwa masjid di Indonesia bukan sekadar bangunan, melainkan jantung peradaban yang terus berdenyut.
8VGW+XFW, Binanga, Kec. Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat 91511, Indonesia
None
Masjid Al Muhajirin di Binanga, Mamuju, Sulawesi Barat, berdiri kokoh sebagai pusat ibadah sekaligus ruang silaturahmi warga, dengan arsitektur sederhana namun terawat, suasananya tenang, serta rating 4.6 yang menandakan kepuasan jemaah terhadap kebersihan, kenyamanan, dan kedekatan pengurus terhadap kebutuhan masyarakat sekitar.
Informasi lebih lanjut
Apa saja program unggulan Masjid Al Muhajirin di Sulawesi Barat?
Masjid Al Muhajirin yang beralamat di 8VGW+XFW, Binanga, Kec. Mamuju, rutin menyelenggarakan kajian ahad pagi, tahsin Al-Qur’an untuk remaja, serta baksos kesehatan yang digelar tiap bulan Ramadhan, sehingga rating 4.6 di Google Maps semakin meningkat.
Bagaimana cara mencapai Masjid Al Muhajirin dari pusat Kota Mamuju?
Dari alun-alun Mamuju, ambil arah baratdaya menuju Jl. Ahmad Yani, lalu belok kanan di simpang Binanga; jarak tempuh sekitar 10 menit naik ojek daring atau kendaraan pribadi hingga sampai di koordinat 8VGW+XFW tepat di sisi jalan utama.
Apakah Masjid Al Muhajirin menyediakan ruang untuk acara pernikahan atau tasyakuran?
Tersedia ruang serbaguna di lantai dua yang bisa menampung 200 jamaah, lengkap dengan dapur kecil dan area parkir luas; pemesanan dilakukan minimal tujuh hari sebelum hari-H dengan menghubungi takmir melalui WhatsApp resmi masjid.
Bagaimana sistem keamanan dan kebersihan selama Ramadhan di Masjid Al Muhajirin?
Tim keamanan sukarela bergilir setiap shaf, sedangkan petugas kebersihan rutin disinfeksi setelah setiap shalat tarawih, menjadikan masjid di Kabupaten Mamuju ini nyaman bahkan saat Ramadhan dengan jamaah mencapai dua kali lipat kapasitas normal.





