Masjid Al-Muhtadin

Masjid Al-Muhtadin yang berdiri di tengah kota Binjai, Sumatera Utara, menjadi bukti nyata bahwa rumah ibadah di Indonesia tak hanya berfungsi sebagai tempat salat, melainkan juga sebagai pusat kehidupan sosial dan budaya. Dibangun pada tahun 1980-an oleh para pedagang setempat, masjid ini memadukan arsitektur Melayu khas dengan sentuhan modern, menampilkan lima kubah simbolis dan menara setinggi 45 meter yang menjadi penanda khas langit Binjai.
JFPV+4GM, Damai, Kec. Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara 20746, Indonesia
None
Masjid Al-Muhtadin di JFPV+4GM, Damai, Binjai Utara, hadir sebagai pusat ibadah sekaligus ruang silaturahim yang terjaga; bangunannya bersih, parkir luas, serta kegiatan pengajian dan ramadhan yang teratur, sehingga warga merasa nyaman dan tetap kembali—buktinya nilai 4.8 dari jamaah menunjukkan kepuasan yang konsisten.
Informasi lebih lanjut
Apa yang membuat Masjid Al-Muhtadin di JFPV+4GM, Damai, Kec. Binjai Utara begitu diperhitungkan di Sumatera Utara?
Masjid Al-Muhtadin menonjol karena arsitektur khas Melayu yang dipadukan dengan fasilitas modern, luas area salat yang mampu menampung jamaah masjid di Indonesia dengan nyaman, serta nilai rating 4.8 yang menandakan kepuasan masyarakat terhadap kebersihan, kenyamanan, dan pengelolaannya.
Bagaimana cara mencapai Masjid Al-Muhtabin dari pusat Kota Binjai?
Dari pusat Kota Binjai, Anda cukup menempuh perjalanan singkat sekitar 10 menit ke arah utara, melewati Jalan Prof. M. Yamin menuju JFPV+4GM, Damai; lokasi strategis ini membuat masjid mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun ojek daring, dan parkir luas tersedia untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Apakah Masjid Al-Muhtadin menyediakan program tahsin atau kajian rutin?
Setiap sore Ahad hingga Kamis, masjid ini menggelar kelas tahsin Al-Qur’an yang dibimbing oleh qari berpengalaman, sementara kajian akbar diadakan setiap malam Jumat dengan tema-tema aktual, menjadikannya pusat literasi agama favorit warga Kota Binjai.





