Masjid Al Wahyu

Masjid Al Wahyu di Blitar bukan sekadar tempat ibadah, melainkan saksi bisu perjuangan warga memperjuangkan rumah Allah di tengah lahan sempit dan peraturan ketat. Dibangun atas inisiatif swadaya tanpa bantuan pemerintah, masjid ini berdih tegas di lahan 6×8 meter yang sempit namun mampu menampung jamaah hingga 60 orang. Keberadaannya membuktikan bahwa keikhlasan dan kebersamaan mampu mencipta ruang suci di tengah kota, sekaligus menjadi simbol bahwa masjid di Indonesia lahir dari berbagai rupa, termasuk dari kebulatan tekad warga yang tak punya banyak ruang, namun punya tekad besar untuk menyebarkan kebaikan.
Jl. Brigjen Katamso No.181, Gedog, Kec. Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur 66137, Indonesia
None
Masjid Al Wahyu di Jalan Brigjen Katamso, Gedog, Sanwetan, Blitar, Jawa Timur, menonjolkan desain minimalis yang rapi dan lingkungan yang teduh, membuat shalat lima waktu berjalan khusyuk; kebersihan terjaga, parkir luas, serta kegiatan tadarus dan kajian rutin menjadikannya pusat dakwah favorit warga, tak heran rating 4.9/5 mencerminkan kepuasan jamaah yang konsisten.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apa saja keunggulan Masjid Al Wahyu di Blitar?
Masjid Al Wahyu yang beralamat di Jl. Brigjen Katamso No.181, Gedog, Kec. Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur 66137, ini menonjol karena arsitektur modern yang tetap memayungi nilai-nilai Islam, serta skor rating 4.9 yang menandakan kepuasan jamaah terhadap kebersihan, kenyamanan, dan pengelolaan kegiatan keagamaan.
Bagaimana cara mencapai Masjid Al Wahyu dari pusat Kota Blitar?
Dari alun-alun Blitar, Anda cukup menempuh perjalanan sekitar 10 menit menelusuri Jalan Sudanco Supriyadi ke arah timur, lalu belok kanan ke Jalan Brigjen Katamso; lokasi persisnya berada di sisi kanan jalan sebelum pertigaan Gedog, sehingga mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun ojek online.
Apakah Masjid Al Wahyu menyediakan program tahsin atau kajian rutin?
Pengurus masjid menggelar kelas tahsin Al-Qur’an setiap Senin dan Kamis maghrib, serta kajian akhlak dan fiqh Ahad pagi yang terbuka untuk semua kalangan, dengan sistem pendaftaran online agar jumlah peserta tetap terkelola dan kenyamanan ibadah tetap terjaga.
Apakah Masjid Al Wahyu membuka peluang bagi donatur atau relawan?
Tim pengelola sangat menerima infaq baik untuk program santunan yatim maupun renovasi gedung, dan mereka juga membuka registrasi relawan pengajar, katering ramadhan, serta tim kesehatan jamaah; semua transparansi laporan keuangan dipublikasikan di papan pengumuman dan media sosial resmi masjid.





