Masjid Albaitu Syarifullah

Masjid Albaitu Syarifullah yang berdiri megah di kota Masjid, Kalimantan Barat, menjadi saksi bisu perjalanan Islam di wilayah perbatasan ini. Dibangun pada tahun 1992, masjid yang mampu menampung ribuan jamaah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah dan pendidikan Islam bagi masyarakat multikultural Kalimantan Barit. Arsitekturnya yang memadukan unsur Melayu, Islam, dan Dayak mencerminkan harmonisasi budaya lokal dengan nilai-nilai Islam. Dengan menara setinggi 45 meter dan kubah berlapis emas, Masjid Albaitu Syarifullah menjadi landmark religius yang menarik perhatian baik warga lokal maupun wisatawan mancanegara.
QX8C+89H, Jl. Sungai Gali, Pangkalan Buton, Kec. Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat 78852, Indonesia
None
Masjid Albaitu Syarifullah yang berdiri di Jl. Sungai Gali, Pangkalan Buton, Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, menawarkan suasana ibadah yang tenang dengan nilai ulasan 4,7; bangunan bersih, parkir luas, serta kegiatan pengajian rutin membuatnya menjadi pusat spiritual favorit warga setempat.
Informasi lebih lanjut
Apa saja program unggulan Masjid Albaitu Syarifullah?
Masjid Albaitu Syarifullah rutin mengadakan kajian akhir pekan, tahsin Al-Qur’an untuk remaja, serta baksos kesehatan yang digelar setiap bulan Ramadan sebagai wujud peduli umat.
Bagaimana cara mencapai Masjid Albaitu Syarifullah dari pusat Kota Sukadana?
Cukup ikuti Jl. Sungai Gali hingga titik QX8C+89H di Pangkalan Buton; jarak tempuh sekitar 15 menit menggunakan kendaraan bermotor dan petunjuk di Google Maps menunjukkan rating 4.7 dengan rute yang jelas.
Apakah masjid ini menyediakan fasilitas untuk jamaah wisata?
Ya, tersedia area parkir luas, kamar mandi bersih, serta mushola khusus bagi musafir; pengurus masjid juga siap membantu informasi akomodasi terdekat di Kecamatan Sukadana.
Bagaimana prosedur pendaftaran untuk kegiatan keagamaan besar?
Panitia dapat menghubungi takmir masjid minimal dua pekan sebelumnya, melengkapi surat pengajuan serta rencana kegiatan, agar penjadwalan di Kabupaten Kayong Utara berjalan lancar tanpa bentrok dengan jadwal shalat berjamaah.





