Masjid Almutazam

masjid almutazam

Masjid Almutazam di Kota Masjid, Cendrawasih, Papua, menjadi saksi bisu perjuangan Islam di tanah paling timur Indonesia. Dibangun sejak 1990-an oleh transmigran Bugis dan Buton, masjid ini kini menjadi pusat ibadah dan pendidikan bagi 3.000 jamaah, sekaligus memperkuat identitas Islam di tengah keberagaman budaya Papua.

Masjid Almutazam

Alamat

CVWM+G9Q, Jl. Bhayangkara, Nawaripi, Kec. Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah 99971, Indonesia

Telefon

None

Masjid Almutazam di Jl. Bhayangkara, Nawaripi, Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menawarkan suasana ibadah yang tenang dengan nilai kebersihan dan kenyamanan yang terjaga; bangunan yang terawat, parkir luas, serta sikram ramah jamaah membuatnya cocok untuk salat berjamaah keluarga, sementara lokasi yang mudah dijangkau—terbukti dengan rating 4,6—menjadikannya landmark spiritual utama di kawasan Mimika.

SeninBuka 24 jam
SelasaBuka 24 jam
RabuBuka 24 jam
KamisBuka 24 jam
JumatBuka 24 jam
SabtuBuka 24 jam
MingguBuka 24 jam

Informasi lebih lanjut

Apa saja fasilitas utama yang tersedia di Masjid Almutazam?

Masjid Almutazam dilengkapi dengan ruang shaf luas, mushola perempuan, kamar mandi wudhu bersih, serta area parkir lapang yang membuat jamaah merasa nyaman saat beribadah di lokasi strategis ini.

Bagaimana cara mencapai Masjid Almutazam dari pusat Kota Mimika?

Anda cukup menempuh perjalanan selama 10 menit melalui Jl. Bhayangkara menuju CVWM+G9Q; petunjuk mudah diikuti karena masjid ini berada di Kecamatan Mimika Baru, sehingga dapat dijangkau ojek, kendaraan pribadi, atau angkutan umum.

Apakah Masjid Almutazam menyediakan program pengajian atau kajian rutin?

Pengurus masjid rutin menggelar kajian subuh, majelis taklim perempuan, dan kajian remaja setiap pekan, sehingga jamaah tidak hanya shalat berjamaah, tetapi juga memperoleh pengetahuan agama yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah Masjid Almutazam terbuka untuk wisata religi atau kunjungan edukatif?

buka 24 jam dan sangat menjaga kenyamanan tamu, sehingga rombongan sekolah, mahasiswa, bahkan wisatawan pun dapat berkunjung sambil belajar sejarah Islam di Mimika, serta menyaksikan arsitektur lokal yang memadukan nilai seni dan spiritualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *