Masjid As Salaam
Masjid As Salaam yang berdiri di kota Masjid, Papua, menjadi saksi bisu peradaban Islam paling timur Indonesia. Dibingkai Bukit Cyclops dan hamparan Teluk Youtefa, rumah ibadah ini menggabungkan arsitektur Melayu-Papua dengan sentuhan modern, mencerminkan akulturasi budaya setempat. Sejak diresmikan pada 2010, masjid berkapasitas 2.500 jamaah ini tak hanya berfungsi sebagai tempat salat lima waktu, melainkan juga pusat pendidikan dan kemanusiaan. Kehadirannya memperkuat identitas Islam di Tanah Papua, sekaligus menjadi jembatan toleransi antara komunitas muslim dan gereja-gereja Kristen yang berdampingan di sekitarnya.
CMHV+MJ3, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua 99221, Indonesia
None
Masjid As Salaam di CMHV+MJ3, Entrop, Jayapura Selatan, berdiri sebagai masjid modern dengan rating 4.4 yang tetap mempertahankan nuansa hijau Papua; karpetnya lembut, kebersihan terjaga, dan khatib rutin menyampaikan kajian praktis dalam Bahasa Indonesia maupun Melayu Papua, membuat jamaah—baupun pegawai kantor terdekat maupun mahasiswa Unipa—berduyun menunaikan salat lima waktu, maghrib berjemaah hingga isya selalu penuh, sedangkan untuk tarawih Ramadan parkir sepeda motor pun menyemuti trotoar Jalan Entrop sehingga petugas lalu lintas masjid harus mengatur arus; pengajian anak diajarkan setiap Ahad pagi dengan metode tahfidz pintar, dan dapur umumnya sering menggelar takjil gratis yang membuat warga sekitar berbaur akrab, menjadikan Masjid As Salaam simbol toleransi kota Jayapura.
| Senin | 07.00–22.15 |
| Selasa | 07.00–22.15 |
| Rabu | 07.00–22.15 |
| Kamis | 07.00–22.15 |
| Jumat | 07.00–22.15 |
| Sabtu | 07.00–22.15 |
| Minggu | 07.00–22.15 |
Informasi lebih lanjut
Apa saja program unggulan Masjid As Salaam di Kota Jayapura?
Masjid As Salaam yang beralamat di CMHV+MJ3, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, rutin mengadakan kajian ahad pagi, kajian remaja, dan program pesantren kilat menjelang hari raya, sehingga menjadi pusat dakwah favorit warga Kota Jayapura dan sekitarnya.
Bagaimana cara mencapai Masjid As Salaam dari bandara Sentani?
Dari bandara Sentani Anda cukup menempuh perjalanan selama 30–40 menit menyusuri Jalan Kemiri menuju Entrop, lalu belok kiri ke arah Distrik Jayapura Selatan, dan masjid ini akan terlihat tepat di sisi jalan utama dengan plakat nama Masjid As Salaam yang terkenal ramah.
Apakah Masjid As Salaam menyediakan fasilitas untuk jamaah wisata?
Tentu saja; di kompleks masjid tersedia tempat wudhu bersih, area parkir luas, serta mushola khusus wanita, sehingga jamaah manasik haji maupun rombongan tabligh akbar dari luar Papua merasa nyaman beribadah di Masjid As Salaam.
Bagaimana rating pengunjung terhadap pengalaman beribadah di Masjid As Salaam?
Mayoritas jamaah memberikan rating 4.4 bintah, memuji kebersihan, disiplin waktu shalat berjamaah, serta santunan marbot yang sigap menjaga ketertiban, sehingga reputasi Masjid As Salaam terus meningkat di kalangan umat Islam di Provinsi Papua.