Masjid Baitul Musthofa (LDII)
Masjid Baitul Musthofa yang berdiri megah di kawasan Cibitung, Bekasi, menjadi saksi perpaduan arsitektur modern dan nilai spiritualitas LDII. Dikenal sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pendidikan agama, masjid ini ramai dikunjungi jamaah dari berbagai penjuru Jabodetabek. Kehadirannya memperkuat identitas Masjid di Indonesia yang terus berkembang, sekaligus menjadi ikon baru religiusitas di tengah pesatnya urbanisasi dan pembangunan infrastruktur di wilayah timur Jakarta.
P3GF+C3J, Jl Sulawesi, RT.02/RW.04, Cibuntu, Kec. Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17520, Indonesia
None
Masjid Baitul Musthofa (LDII) berdiri di Jalan Sulawesi, RT.02/RW.04, Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, ini merupakan masjid dengan nilai rating 4.8 yang menunjukkan kepuasan pengunjung.
Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid Baitul Musthofa (LDII) buka 24 jam?
Masjid Baitul Musthofa (LDII) yang beralamat di P3GF+C3J, Jl. Sulawesi, RT.02/RW.04, Cibuntu, Kec. Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17520, umumnya buka sejak adzan subuh hingga setelah isya, namun petugas takmir selalu menyediakan akses darurat selama 24 jam untuk jamaah yang ingin menunaikan salat sunnah atau itikaf.
Bagaimana cara mendaftar menjadi jamaah LDII di Masjid Baitul Musthofa?
Calon jamaah cukup datang ke sekretariat masjid setelah salat maghrib, mengisi formulir online melalui laman resmi http://ldiijabar.or.id/, lalu mengikuti orientasi 3 kali pertemuan agar memahami visi dan program dakwah LDII secara menyeluruh.
Apakah Masjid Baitul Musthofa menyediakan layulan untuk pernikahan atau walimah?
Unit Gedung Serbaguna di lantai 2 masjid bisa disewa untuk walimah, syukuran, atau seminar dakwah dengan kapasitas 400 orang, lengkap dengan dapur umum, LCD proyektor, dan parkir luas; reservasi minimal 2 minggu sebelum hari-H agar kegiatan berjalan lancar.
Bagaimana reputasi Masjid Baitul Musthofa di kalangan warga Cibitung?
Masjid ini meraih rating 4.8 di berbagai aplikasi peta digital berkat kebersihan yang terjaga, kegiatan sosial seperti donor darah rutin, serta program bimbingan tahsin dan tahfidz yang gratis setiap akhir pekan, menjadikannya ikon dakwah moderat di wilayah Cibitung.