Masjid Baiturrahiem

Masjid Baiturrahiem di Kota Tegal, Jawa Tengah, merupakan salah satu masjid ikonik Indonesia yang menggabungkan arsitektur kuno dan nilai historis. Dibangun pada abad ke-18 oleh Syekh Abdul Hannan, masjid ini memiliki daya tarik unik dengan empat tiang utama dari pohak waru tua, menara berbentuk gapura, dan atap limas bergaya Jawa. Selain menjadi pusat ibadah, masjid ini menjadi bukti nyata toleransi umat beragama di Tegal. Kini, Masjid Baiturrahiem menjadi destinasi wisata religi yang populer, memperkaya khazanah masjid-masjid di Indonesia.
447P+GCV, Jl. Sultan Agung No.157, RW.02, Kejambon, Kec. Tegal Tim., Kota Tegal, Jawa Tengah 52124, Indonesia
None
Masjid Baiturrahiem yang terletak di Jl. Sultan Agung No.157, Kejambon, Tegal Timur, menjadi pusat ibadah sekaligus ikon religius Kota Tegal berkat desain arsitekturnya yang khas Jawa Tengah, suasana tenang di dalam kompleks, serta keterlibatan aktif jemaah dalam kegiatan sosial, sehingga tidak mengherankan ia meraih rating tinggi.
- Informasi lebih lanjut
- Apa yang membuat Masjid Baiturrahiem di Tegal istimewa dibandingkan masjid-masjid lain di Jawa Tengah?
- Bagaimana cara mencapai Masjid Baiturrahiem jika saya naik kendaraan umum dari Stasiun Tegal?
- Apakah Masjid Baiturrahiem menyediakan program ramah anak dan kaum dhuafa?
- Jam berapa masjid buka dan apakah wisatawan non-muslim boleh berkunjung?
Informasi lebih lanjut
Apa yang membuat Masjid Baiturrahiem di Tegal istimewa dibandingkan masjid-masjid lain di Jawa Tengah?
Masjid Baiturrahiem yang beralamat di 447P+GCV, Jl. Sultan Agung No.157, RW.02, Kejambon, Kec. Tegal Tim., Kota Tegal, Jawa Tengah 52124, dikenal karena arsitektur khas kolonial-nya yang terawat baik, suasana tenang di tengah kota, serta rating 4.8 dari jamaah yang puas dengan fasilitas bersih, parkir luas, dan pengajian rutin setiap pekan.
Bagaimana cara mencapai Masjid Baiturrahiem jika saya naik kendaraan umum dari Stasiun Tegal?
Dari Stasiun Tegal, Anda cukup naik angkot jurusan Sultan Agung atau ojek daring sekitar 8 menit, lalu turun di persimpangan Jl. Sultan Agung No.157; masjid ini langsung terlihat di sebelah barat pasar Kejambon dan mudah dijangkau karena papan petunjuk jelas serta lampu masjid yang menyala hangat di malam hari.
Apakah Masjid Baiturrahiem menyediakan program ramah anak dan kaum dhuafa?
Tepat di samping serambi utama, Masjid Baiturrahiem menyelenggarakan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) gratis setiap Sabtu-Ahad pukul 07.00–09.00, sedangkan setiap Rabu malam ada ceramah kesehatan gratis, makanan berbuka bagi dhuafa, dan klinik sunatan massal dua kali setahun yang dibuka oleh donatur lokal.
Jam berapa masjid buka dan apakah wisatawan non-muslim boleh berkunjung?
Masjid Baiturrahiem tidak dipasang pintu, sehingga buka 24 jam, namun kunjungan non-muslim paling nyaman antara 08.00–16.00 dengan pakaian sopan; petugas security akan menyarankan area serambi depan agar tetap menghormati ibadah jamaah, dan pengunjung biasanya singgah untuk foto arsitektur atau sekadar istirahat sejenak di tengah kota Tegal.
Jika Anda ingin melihat artikel lain yang serupa dengan Masjid Baiturrahiem, Anda dapat mengunjungi kategori Masjid Near Me.
