Masjid di Tangerang, Indonesia: 10 Tempat Ibadah Paling Megah dan Sejarah

Tangerang, kota bersejarah di pinggiran Jakarta, menyimpan kekayaan arsitektur islami yang memukau. Dari masjid kolonial hingga kontemporer, tempat ibadah di sini bukan hanya pusat spiritual, juga saksi perjalanan budaya dan politik. Berdiri di tanah yang pernah jadi basis penyebaran Islam, sepuluh masjid megah ini merajut kisah tuan tanah, pedagang, serta ulama lintas abad. Mulai dari kubah emas, ukir khas Tionghoa, hingga menara yang menandingi gedung pencakar langit, setiap bangunan menyimpan makna simbolis dan nilai estetika tinggi. Eksplorasi ini mengajak pembaca menelusuri jejak langkah umat Islam Banten hingga masa kini.
10 Masjid Termegah di Tangerang yang Menyimpan Sejarah dan Keindahan Arsitektur
Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang
RJJQ+3JC, Jl. Satria - Sudirman, RT.001/RW.001, Sukaasih, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15111, Indonesia
None
| Senin | 04.30–19.30 |
| Selasa | 19.00–22.00 |
| Rabu | 04.30–19.30 |
| Kamis | 04.30–19.30 |
| Jumat | 04.30–19.30 |
| Sabtu | 04.30–19.30 |
| Minggu | 04.30–19.30 |
Masjid Agung Al – Ittihad Kota Tangerang
Jl. Kisamaun No.1, Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15111, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Raya Rahmatan Lil ‘Alamin
Jl. Taman Golf Raya, RT.001/RW.004, Buaran Indah, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15119, Indonesia
+62 818-0700-5100
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Jami’ An-Nabawi, Cipondoh Tangerang
RM45+R8G, Jl. Wijaya Kusuma, RT.001/RW.003, Poris Plawad Indah, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15141, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Jami’ Al-Wustho
Jl. Maulana Hasanudin, RT.003/RW.002, Poris Jaya, Kec. Batuceper, Kota Tangerang, Banten 15122, Indonesia
+62 21 22261133
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Jami Al-Hikmah Tangerang
RMF3+87G, RT.009/RW.015, Tanah Tinggi, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15119, Indonesia
+62 21 5555555
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Agung Al-Jabbar
QJJ2+WFM, Jl. Borobudur Raya, Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Jami’ Kalipasir
Jl. Kalipasir, RT.02/RW.004, Sukasari, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15118, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Agung Nurul Yaqin (Masjid Pintu Seribu) Tangerang
VJ25+588, Jl. Kampung Bayur, RT.003/RW.004, Periuk Jaya, Kec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15131, Indonesia
None
Masjid Jami’ Al-Amin
Jl. Perintis Kemerdekaan No.30-35, RT.006/RW.003, Babakan, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15118, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Peran Masjid dalam Mempererat Ukhuwah Islamiyah di Tangerang
Masjid-masjid megah di Tangerang tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat peradaban Islam yang mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga. Kehadiran arsitektur Islami yang khas, seperti kubah emas, menara tinggi, dan kaligrafi ayat suci, mencerminkan identitas Muslim sekaligus menjadi ikon kota yang memikat. Di balik keindahan fisiknya, tersimpan kisah perjuangan para pendirinya yang berjibaku menggalang dana dari donatur lokal hingga organisasi internasional, sehingga masjid-masjid ini berdiri kokoh sebagai simbol solidaritas umat. Aktivitas pengajian rutin, pendidikan diniyah, dan program sosial seperti pembagian takjil dan zakat fitrah menjadikan masjid sebagai laboratorium akhlak bagi anak muda. Tak heran jika setiap tahunnya, kunjungan wisata religi ke masjid-masjid ini terus meningkat, membuktikan bahwa spiritualitas dan pariwisata dapat berjalan beriringan demi kemajuan Tangerang.
Jejak Sejarah Masjid Agung Al-Azhom Tangerang
Didirikan pada tahun 1996, Masjid Agung Al-Azhom menjadi saksi bisu transformasi daerah perbatasan Jakarta-Tangerang yang dahulu dipenuhi rawa-rawa hingga menjadi pusat perdagangan dan pendidikan Islam. Nama Al-Azhom diambil dari bahasa Arab yang berarti sangat agung, menggambarkan ambisi pendirinya untuk menciptakan masjid terbesar di Banten dengan kapasitas 15.000 jamaah. Melalui gotong royyo warga Kecamatan Tangerang, masjid ini berhasil berdiri di lahan seluas 2 hektar yang sebelumnya adalah tanah milik perkebunan. Arsitekturnya yang mengadopsi gaya Timur Tengah dengan tujuh kubah melambangkan surga dalam Islam, sementara menara setinggi 60 meter menjadi landmark utama yang terlihat dari Toll Jakarta-Merak. Hingga kini, Masjid Agung Al-Azhom tetap menjadi magnet dakwah dengan program tahfidz gratis dan seminar internasional yang menjadikannya pilar utama perkembangan Islam di Tangerang.
Arsitektur Masjid Dian Al-Mahri yang Menyandingkan Modernitas dan Tradisi
Masjid Dian Al-Mahri yang berdiri di Kota Modern, Tangerang, memukau setiap pengunjung dengan kubah emas 24 karat berdiameter 30 meter yang diimpor langsung dari Italia, serta lampu kristal dari Swarovski yang menghiasi ruang utama. Konsep masjid kristal ini merupakan gabungan inovatif antara teknologi modern seperti sistem penyejukan udara otomatis dan pemadam kebakaran canggih, dengan ornamen kuno berupa ukiran kayu jati khas Jepara yang menghiasi mimbar dan dinding. Proses pembangunannya memakan dana triliunan rupiah yang bersumber dari Hajah Dian Al-Mahri, seorang pengusaha properti yang berkeyakinan bahwa investasi akhirat jauh lebih penting. Keunikan lainnya adalah teras rooftop yang digunakan untuk salat Idulfitri dengan pemandangan kota Tangerang yang membuat jamaah bersyukur sekaligus terpana. Tak ayal, masjid ini menjadi spot pre-wedding favorit sekaligus destinasi wisata religi yang membumikan nilai-nilai Islam di tengah hijaunya Kota Modern.
Peran Masjid At-Tin dalam Menebar Pesan Moderasi Beragama
Masjid At-Tin yang berlokasi di BSD City memilih untuk tidak menonjolkan kemegahan fisik, melainkan membumikan nilai-nilai wasathiyah melalui program pendidikan inklusif bagi anak-anak yatim dan konvert Muslim. Dibangun oleh Perumahan Sinarmas Land pada tahun 2005, masjid ini memiliki kapasitas 5.000 jamaah dengan desain minimalis yang mengusung konsep ramah lingkungan berkat panel surya dan pengolahan air hujan. Yang membuatnya istimewa adalah kajian bulanan bersama NU, Muhammadiyah, hingga Hizbut Tahrir yang membuktikan bahwa perbedaan mazhab bukanlah penghalang untuk bersilaturahmi. Program “Satu Imam Satu Komplek” juga digagas agar warga non-Muslim dapat berkenalan dengan ajaran Islam secara tidak memaksa. Hasilnya, tingkat kejadian intoleran di sekitar Cluster Alam Sutera menurun drastis, membuktikan bahwa masjid berperan besar dalam menebar moderasi beragama di tengah urbanisasi Tangerang yang kian pesat.
Cerita di Balik Masjid Al-Barkah yang Dibangun dari Dana Sumbangan Rantai Warung Tegal
Di pinggiran Kecamatan Karawaci, Masjid Al-Barkah berdiri kokoh berkat keringat para juragan warteg asal Tegal yang menyumbang uang receh mereka selama 12 tahun berturut-turut. Bermula dari **rumah kecil berukuran 6×6

Informasi lebih lanjut
Apa saja masjid terkenal di Tangerang yang wajib dikunjungi?
Masjid Raya Al-Azhom di Alam Sutera menjadi ikon karena arsitekturnya yang megah dan kapasitas 15.000 jamaah, sementara Masjid Al-Bantani di Kota Tua menawarkan nuansa bersejarah dengan ukiran khas Betawi; kedua tempat ini ramai saat shalat Jumat dan menjadi tujuan wisata religi.
Jam berapa masjid di Tangerang biasanya buka untuk umum?
Setiap masjid di Tangerang buka 24 jam untuk shalat fardhu, namun kantor takmir biasanya aktif mulai pukul 08.00–16.00 untuk urusan administratif; kegiatan ngaji anak-anak dimulai setelah shalat Maghrib dan kajian dewasa pada malam Jumat atau Sabtu.
Bagaimana cara mendaftar menjadi jamaah tetap di masjid di Tangerang?
Datang langsung ke sekretariat masjid dengan membawa KTP dan fotokopi KK, isi formulir keanggotaan, lalu bayar iuran sukarela yang besarnya bervariasi antara IDR 50.000–100.000 per bulan; setelah terverifikasi Anda akan mendapat kartu jamaah yang memudahkan saat pendaftaran acara keagamaan.
Apakah masjid di Tangerang menyediakan fasilitas untuk wisatawan Muslim?
Mayoritas masjid besar seperti Masjid Al-Azhom dan Masjid Dian Al-Mahri dilengkapi musala khusus, kamar mandi, tempat wudhu yang bersih, serta area parkir luas; petugas panitia masjid juga siap memberikan peta lokasi kiblat dan jadwal shalat dalam bahasa Inggris maupun Arab.





