Masjid di Ternate, Indonesia: Wisata Religi yang Wajib Dikunjungi

Ternate, surga kecil di Maluku Utara, tak hanya memikat pasir putih dan gunung api; di tengah derap ombak dan bau cengkih, masjid-masjid bersejarahnya berdiri megah, memercikkan pesona spiritual yang memikat hati peziarah maupun wisatawan. Dari kubah emas Al-Munawaroh yang memantulkan cahaya matahari hingga arsitektur khas Sultan Ternate yang berpadu harmonis dengan ukir kayu kuno, setiap sudut rumah ibadah ini menyimpan kisap perdagangan rempah, penyebaran Islam, dan kebesaran kerajaan. Berkeliling dari satu masjid ke masjid lainnya berarti menapaki lorong waktu, merasakan getaran dzikir khatib, serta menelan keindahan budaya lokal.
Masjid di Ternate: Surga Wisata Religi yang Menyatu dengan Keindahan Alam Maluku Utara
Masjid Raya Al-Munawwar Ternate
Q9QR+Q56, Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Sigi Lamo , Masjid Kesultanan Ternate
Q9XP+94M, Soa Sio, Kec. Kota Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Muhajirin
Q9MQ+H7G, Jl. Pahlawan Revolusi, Muhajirin, Kec. Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Imam Bonjol – Ternate
R92M+MVH, Salero, Kec. Kota Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
+62 821-9594-1674
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Jami Adnaanul Muslimin Kampung Tanah Masjid (Kaha Sigi/Halle Sigi)
Q9QH+MGQ, Kalumpang, Kec. Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
None
4.6/5 (Baca Ulasan)
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Tutup |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid At Taubah
Q9GG+3W3, Jl. Raya Mangga Dua, Mangga Dua, Kec. Ternate Sel., Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Al-Muttaqien
Q9RQ+C4M, Jl. MT. HABIB ABUBAKAR ALATAS, Gamalama, Ternate Tengah, Ternate City, North Maluku, Indonesia
None
Masjid Al-Amin
Q97C+WGX, Jl. Falajawa Dua, Bastiong Karance, Kec. Ternate Sel., Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
None
| Senin | 04.00–21.15 |
| Selasa | 04.00–21.15 |
| Rabu | 04.00–21.15 |
| Kamis | 04.00–21.15 |
| Jumat | 04.00–21.15 |
| Sabtu | 04.00–21.15 |
| Minggu | 04.00–21.15 |
Mesjid Heku Kesultanan Ternate
R9CM+2WV, Akehuda, Kec. Kota Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
+62 812-4424-8931
Masjid Perumnas Al, Quds seksi usaha dana
Q9FF+479, Jati Perumnas, Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Keunikan Arsitektur Masjid Sultan Ternate yang Menawan
Masjid Sultan Ternate yang berdiri megah di kaki Gunung Gamalama bukan hanya menjadi pusat kegiatan ibadah umat Islam di Maluku Utara, namun juga menyimpan arsitektur tradisional yang memadukan gaya Eropa, Timur Tengah, dan adat Ternate. Dibangun pada abad ke-17 oleh Sultan Khairun, bangunan ini memiliki menara berundak tiga tingkat yang menyerupai menara mesjid di Persia, sementara ukiran kayu di dindingnya memperlihatkan motif ukiran Ternate yang kaya akan simbol budaya dan nilai spiritual. Kubah berwarna hijau tua yang menutupi ruang utama menambah kesan sakral, sementara jendela-jendela panjang dengan kaca berwarna-warni membiarkan cerah cahaya yang menimbulkan atmosfer meditatif. Di bagian dalam, tiang-tiang kokoh dari kayu gaharu menyangga atap tinggi berhiaskan kaligrafi ayat suci, dan mimbar tua berusia ratusan tahun masih digunakan untuk khutbah Jumat, menjadikan masjid ini sebagai monumen hidup yang terus menghubungkan generasi masa lalu, kini, dan mendatang.
Sejarah Masjid Sultan Ternate dari Zaman Portugis hingga Kemerdekaan
Pada masa penjajahan Portugis di abad ke-16, Masjid Sultan Ternate awalnya berdiri sebagai gereja, namun setelah ekspedisi Spanyol dipukul mundur oleh pasukan Sultan Khairun, bangunan ini dikonversi menjadi masjid pada tahun 1606, menandai kebangkitan Islam di Kesultanan Ternate yang saat itu menjadi pusat perdagangan rempah-rempah penting di Asia Tenggara; batu nisan di pekarangan masjid menyimpan nama-nama ulama dan sultan yang turut mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan VOC, menjadikan masjid ini sebagai saksi sejarah perjuangan rakyat Maluku mempertahankan identitas religius dan kedaulatan politiknya.
Ritual Keagamaan Unik di Masjid Sultan Ternate
Setiap malam Jumat, masjid ini ramai oleh jamaah dari pulau sekitar yang menghadiri shalat Jumat disertai pembacaan barzanji dan doa keselamatan untuk nelayan yang akan melaut pada malam harinya, sementara tradisi bedug tua—bedug dari kulit kerbau berusia ratusan tahun—dipukul tujuh kali sebelum adzan untuk mengingatkan warga di kampung-kampung pesisir, dan setiap tahun Syawal diadakan halal bi halal di halaman masjid yang dihadiri raja adat, tokoh agama, serta perwakilan gereja, mencerminkan moderasi beragama yang kuat di Ternate.
Makam Para Sultan dan Tokoh Islam di Kompleks Masjid
Di sisi timur masjid, kompleks makam berdinding batu kora-kora menyimpan makam Sultan Khairun, Sultan Mandar Syah, serta ulama besar seperti Imam Karim, yang menyebarluaskan Islam ke Raja Ampat dan Halmahera, dan batu nisan mereka yang bertuliskan huruf Arab dan Melayu menjadi tujuan ziarah bagi pelancong religius yang ingin menghirup aura spiritual serta mengucapkan doa untuk keselamatan keluarga dan kelancaran rezeki, menjadikan kawasan ini sebagai pusat ekosistem religius yang hidup hingga kini.
Festival Budaya & Religi: Memadukan Tari dan Doa
Setiap bulan Ramadan, masjid menjadi pusat Festival Ramadhan Ternate yang menampilkan tari Gandar—tarian perang khas Ternate yang diubah menjadi tarian syukur—diiringi rebana masjid, sementara malam takbiran diisi deklamasi syair dalam bahasa Ternate yang menceritakan kisah perjuangan Sultan Khairun, dan kegiatan iftar bersama melibatkan warga Muslim, Kristen, dan Katolik yang berbagi hidangan tradisional seperti papeda dan ikan bakar rica-rica, menciptakan pemandangan harmonis yang jarang ditemui di wilayah lain.
Tips Berkunjung: Etika, Transportasi, dan Waktu Terbaik
Untuk mencapai masjid, naiki ojek online dari Bandar Udara Sultan Babullah sekitar 30 menit melewati jalan pesisir yang asyik untuk foto, datanglah pukul 08.00–10.00 WIT saat cahaya pagi mempercantik warna kuning gading dinding masjid, pakai pakaian sopan—baju koko untuk pria dan gamis untuk wanita—serta sedekah di kotak amal untuk pemeliharaan masjid, dan jangan lupa meminta izin kepada juru kunci jika ingin menggunakan drone, karena wilayah ini masih dianggap sakral oleh warga setempat.

Informasi lebih lanjut
Apa saja masjid bersejarah yang wajib dikunjungi di Ternate?
Masjid Sultan Ternate atau Masjid Sultan Khairun di Kedaton Sultan Ternate adalah yang paling ikonik karena dibangun abad XVI, memiliki tiang dari kayu besi serta kubah bergaya Timur Tengah yang menjadi simbol penyebaran Islam di Maluku Utara.
Jam berapa masjid-masjid di Ternate biasanya dibuka untuk wisatawan?
Umumnya dibuka setelah shalat Dzuhur hingga sebelum Maghrib, namun wisatawan disarankan datang pukul 09.00–15.00 WIT agar bisa berkeliling area menara dan mihrab sambil memperoleh pemandu dari juru kunci masjid.
Apakah ada etika khusus saat memasuki masjid di Ternate?
Pengunjung wajib memakai pakaian longgar menutup aurat, melepas alas kaki di serambi, mengenakan kerudung bagi wanita, dan mematikan ponsel agar tidak mengganggu jamaah yang berdzikir.
Bagaimana cara mencapai masjid utama di Ternate dari Bandara Sultan Babullah?
Dari Bandara Sultan Babullah jaraknya sekitar 7 km ke pusat kota; naik ojek online atau angkot jurusan Bastiong turun di Gapura Kedaton lalu berjalan kaki 200 meter naik bukit hinga sampai di kompleks Masjid Sultan.





