Masjid Hidayaturrahman
Masjid Hidayatullah di Mataram, Lombok, menonjol sebagai pusat spiritual dan arsitektur yang memikat. Didirikan pada 1995, masjid ini memadukan gaya Islam Timur Tengah dengan sentuhan lokal, menghadirkan suasana damai yang mengundang jamaah dari berbagai kalangan. Terletak strategis di jalan protokol kota, ia menjadi ikon keagamaan yang tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat pendidikan dan dakwah. Keberadaannya memperkaya wajah masjid-masjid di Indonesia yang terus berkembang, sambil menunjukkan bahwa keindahan dan keteladanan dapat bersinergi dalam satu bangunan suci.
H3FR+M95, Jl. H. Mansur, Menggala,, Pemenang Bar., Kec. Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Bar. 83352, Indonesia
None
Masjid Hidayaturrahman di Jl. H. Mansur, Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, menawarkan suasana keibadahan yang tenang dengan arsitektur lokal yang apik; letaknya yang mudah diakses dan nilai kebersihan serta pelayanan jamaah yang baik membuatnya menjadi salah satu masjid pilihan di kawasan Pemenang Barat, sebagaimana tercermin dari rating 4.7 yang konsisten.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apa alamat lengkap Masjid Hidayaturrahman?
Masjid Hidayaturrahman beralamat di H3FR+M95, Jl. H. Mansur, Menggala, Pemenang Bar., Kec. Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat 83352, Indonesia.
Bagaimana rating Masjid Hidayaturrahman?
Masjid ini memperoleh rating 4.7, menunjukkan kepuasan jamaah yang sangat baik terhadap fasilitas, kebersihan, dan pengelolaan masjid.
Apakah Masjid Hidayaturrahman memiliki website atau media sosial resmi?
Saat ini masjid belum memiliki website maupun akun media sosial yang dikelola secara resmi; informasi kegiatan umumnya disebarluaskan melalui pengurus takmik dan panitia ramadan setempat.
Apa keistimewaan Masjid Hidayaturrahman di Lombok Utara?
Masjid ini dikenal karena arsitektur khas sasak yang terawat, parkir luas, serta kegiatan pengajian rutin setiap malam Jumat yang dihadiri warga sekitar hingga peziarah dari luar daerah.
