Masjid Jami’ Al-Latif, Polres Kab. Tangerang

Masjid Jami’ Al-Latif di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berdiri megah sebagai simbol toleransi dan kearifan lokal Indonesia. Dibangun pada 1998 oleh masyarakat multietnis, masjid ini memadukan arsitektur Melayu, Betawi, dan Islam global, serta mengelola dana sosial untuk anak yatim dan kaum dhuafa. Letaknya yang strategis—berseberangan dengan Polres Kabupaten Tangerang—menjadikannya pusad kegiatan keagamaan, keamanan, dan budaya, membuktikan bahwa rumah Allah di Nusantara bukan hanya tempat ibadah, melainkan jantung kehidupan sosial yang terus berdenyut sepanjang waktu.
blok an33 no, Jl. Nusa Indah AN33 No.35, RT.5/RW.2, Kadu Agung, Kec. Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten 15720, Indonesia
None
Masjid Jami’ Al-Latif berdiri di pusat Tigaraksa, tepat di blok AN33 No.35, Jalan Nusa Indah, RT.5 RW.2, Kadu Agung, Kabupaten Tangerang, Banten. Masjid ini menempati lokasi strategis di kawasan perumahan, mudah dijangkau dari jalan utama, dan memiliki penilaian 4.7 dari pengguna lokal.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apa saja fasilitas utama di Masjid Jami’ Al-Latif, Polres Kab. Tangerang?
Masjid ini dilengkapi dengan mushola utama berkapasitas besar, ruang shalat perempuan, kamar mandi wudhu yang bersih, serta area parkir luas di sekitar blok AN33 untuk menunjang kenyamanan jamaah.
Bagaimana cara mencapai Masjid Jami’ Al-Latif dari pusat Kabupaten Tangerang?
Anda cukup mengikuti Jl. Nusa Indah AN33 No.35, RT.5/RW.2, Kadu Agung, Kec. Tigaraksa; masjid ini berada di kompleks Polres, sehingga bisa dipandu petunjuk arah resmi kepolisian atau menggunakan aplikasi navigasi dengan rating 4,7 untuk memastikan rute tercepat.
Apakah Masjid Jami’ Al-Latif buka 24 jam dan apakah ada kegiatan rutin?
Masjid ini buka sepanjang hari, namun pintu utama biasanya dikunci setelah shalat Isya dan dibuka kembali sebelum subuh; kegiatan rutin mencakup kajian ahad pagi, tarawih berjamaah, serta program ramah lingkungan seperti bank sampah setiap pekan.
Apakah jamaah dari luar wilayah Tigaraksa bisa menyumbang atau berinfaq ke masjid?
Tentu bisa; pengurus menerima donasi tunai maupun non-tunai melalui kotak amal yang tersedia dan rekening resmi DKM, serta jamaah umum dipersilakan berpartisipasi dalam program santunan anak yatim dan renovasi masjid yang berlangsung setiap bulan Ramadan.





