Masjid Jami Al-Misbah

Masjid Jami Al-Misbah yang berdiri megah di tepi Sungai Martapura, Banjarmasin, merupakan salah satu masjid ikonik Indonesia yang memadukan arsitektur tradisional Banjar dengan sentuhan modern. Dikenal juga sebagai Masjid Terapung, bangunan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga menjadi pusat dakwah dan wisata religi yang menarik perhatian warga lokal maupun mancanegara, serta mencerminkan kerukunan dan kekayaan budaya masyarakat Banjarmasin.
MHGX+62M, Jl. Sungai Baru, Sungai Baru, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70122, Indonesia
None
Masjid Jami Al-Misbah di Jl. Sungai Baru, Banjarmasin Tengah, menampilkan arsitektur lokal yang bersih dan terawat, menjadi pusat ibadah sekaligus ruang silaturahmi warga; dengan rating 4.6 ia terbukti nyaman, mudah dijangkau, serta dikelola takmir yang responsif, sehingga jamaah merasa tenang beribadah dari shalat lima waktu hingga kegiatan kajian rutin.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid Jami Al-Misbah buka 24 jam?
Masjid Jami Al-Misbah di Jl. Sungai Baru, Banjarmasin Tengah, umumnya buka sepanjang hari, namun kegiatan utama seperti shalat berjamaah dan pengajian mengikuti jadwal waktu shalat; untuk i’tikaf atau keperluan khusus, disarankan berkonsultasi dengan takmir agar pengaturan kegiatan lebih tertib.
Bagaimana cara mencapai Masjid Jami Al-Misbah dari bandara Syamsudin Noor?
Dari bandara, ikuti jalan utama menuju Kota Banjarmasin, lalu masuk ke Kecamatan Banjarmasin Tengah dan arahkan GPS ke kode MHGX+62M; perkiraan jarak sekitar 30 km dengan waktu tempuh 45–60 menit tergantung lalu lintas, dan parkir roda dua maupun roda empat tersedia di sekitar kawasan Sungai Baru.
Apakah Masjid Jami Al-Misbah menyediakan program pendidikan anak atau remaja?
Ya, masjid yang memiliki rating 4,6 ini rutin mengadakan Madrasah Diniah, TPA, serta kajian remaja setelah Maghrib dan Subuh; para ustadz lokal akan menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan santris agar ilmu Al-Qur’an, Fiqih, dan Akhlak bisa dipahami secara praktis dan menyenangkan.
Apakah Masjid Jami Al-Misbah menerima donasi untuk renovasi atau kegiatan sosial?
Takmir masjid sangat menerima infaq, shadaqah, serta wakaf baik berupa dana, material, maupun jasa; semua transparansi laporan keuangan diumumkan secara bulanan di papan pengumuman dan media WhatsApp komunitas agar kepercayaan jamaah tetap terjaga.





