Masjid Jami’ Al Muhajirin (LDII)

Masjid Jami’ Al Muhajirin yang berdiri di Balaraja, Tangerang, menjadi saksi keharmonisan arsitektur tradisional Islam Nusantara dengan nilai-nilah hijrah masa kini. Dibangun pada 1992 oleh jamaah LDII, masjid ini tak hanya menjadi pusat ibadah, melainkan laboratorium dakwah yang membuktikan bahwa rumah Tuhan mampu menumbuhkan ekonomi kreatif, pendidikan karakter, dan ekosistem ramah lingkungan di tengah pesatnya pembangunan Jabodetabek.
Q9PW+8VF, Jl. Raya Serang, RT.03/RW.04, Pasir Muncang, Kec. Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten 15610, Indonesia
+62 852-3131-2356
Masjid Jami’ Al Muhajirin (LDII) di Jl. Raya Serang, Jayanti, Tangerang, Banten, menawarkan suasana ibadah yang tenang dan bersih dengan nilai ulasan 4.8; meskipun fasilitas parkir masih terbatas, jamaah dapat menghubungi pengurus melalui +62 852-3131-2356 untuk informasi kegiatan dan jadwal shalat berjamaah.
| Senin | 04.00–21.30 |
| Selasa | 04.00–21.30 |
| Rabu | 04.00–21.30 |
| Kamis | 04.00–21.30 |
| Jumat | 04.00–21.30 |
| Sabtu | 04.00–21.30 |
| Minggu | 04.00–21.30 |
Informasi lebih lanjut
Apa saja program kegiatan rutin di Masjid Jami’ Al Muhajirin (LDII)?
Setiap minggu masjid ini menyelenggarakan kajian akhwat dan ikhwan, kajian remaja, serta pesantren kilat menjelang hari besar Islam; semua kegiatan dilaksanakan di kompleks masjid di Jl. Raya Serang, RT.03/RW.04, Pasir Muncang, Jayanti, Tangerang 15610 dan dapat dijadwalkan ulang dengan menghubungi +62 852-3131-2356.
Bagaimana cara mendaftar menjadi jamaah tetap Masjid Jami’ Al Mujahirin (LDII)?
Calang jamaah cukup datang langsung ke sekretariat lantai dasar masjid, mengisi formulir data diri dan keahlian, lalu bergabung dalam sistem WhatsApp grup pengajian sesuai kalimat agar bisa terus menerima jadwal dan pengumuman resmi.
Apakah masjid ini menerima donasi atau wakaf dari luar wilayah Tangerang?
Ya, masjid yang memiliki rating 4.8 ini membuka rekening khusus BAZNAS LDII Kecamatan Jayanti sehingga donasi, wakaf uang, serta wakaf tanah dari warga Jabodetabek maupun luar daerah dapat disalurkan secara transparan dan tercatat otomatis di sistem SIWAKAF nasional.
Fasilitas apa saja yang bisa digunakan jamaah saat ibadah atau pengajian?
Selain ruang utama kapasitas 600 jamaah, tersedia tempat wudhu otomatis, toilet khusus difabel, area parkir luas, perpustakaan digital, serta hotspot gratis yang membuat setiap pengajian berjalan nyaman dan menjadikan masjid ini sebagai pusat literasi Islam di Kabupaten Tangerang.





