Masjid Jami Al Munawaroh

Masjid Jami Al Munawaroh yang berdiri megah di Teluknaga, Tangerang, menjadi saksi bisu perpaduan arsitektur tradisional Betawi dan sentuhan Islami, menghadirkan nuansa sejuk tersendiri di tengah kesibukan kota. Dibangun pada tahun 1997 melalui gotong royong warga, masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga pusat edukasi dan silaturahmi, mempererat ukhuwah serta melestarikan budaya lokal. Keberadaannya menambah daftar masjid bersejarah di Indonesia yang layak dikunjungi.
WJQV+G8M, Jl. Kp. Pangkalan, Pangkalan, Kec. Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten 15510, Indonesia
None
Masjid Jami Al Munawaroh yang berdiri di Jl. Kp. Pangkalan, Pangkalan, Teluknaga, Tangerang, Banten, menjadi pusat ibadah sekaligus ruang silaturahmi warga setempat; arsitekturnya sederhana namun terawat, area parkir luas, serta ketersediaan air wudhu yang selalu bersih membuat jamaah merasa nyaman, sehingga tak mengherankan jika setiap shalat lima waktu dan terutama saat jumat masjid ini selalu ramai dan berhasil mempertahankan rating 5 dari para pengunjung.
Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid Jami Al Munawaroh buka 24 jam?
Masjid Jami Al Munawaroh di Jl. Kp. Pangkalan, Pangkalan, Kec. Teluknaga, Tangerang, Banten 15510 ini umumnya dibuka sepanjang hari, namun kegiatan utama berlangsung dari shalat Subuh hingga Isya, dengan kegiatan pengajian dan ceramah rutin setelah shalat Maghrib.
Berapa kapasitas jamaah Masjid Jami Al Munawaroh?
Meskipun data resmi tidak tersedia, pengamat lokal memperkirakan masjid ini dapat menampung sekitar 500 jamaah, termasuk area serambi dan lantai dua yang sering dipakai saat shalat Jumat atau ramadhan.
Apakah Masjid Jami Al Munawaroh menyediakan tempat wudhu yang memadai?
Area wudhu tersedia di sisi timur dan barat masjid, dengan air mengalir dan ruang ganti, sehingga jamaah dapat berwudhu dengan nyaman sebelum melakukan shalat berjamaah.
Bagaimana cara mencapai Masjid Jami Al Munawaroh dengan transportasi umum?
Dari Stasiun Tangerang atau Terminal Poris Plawad, penumpang dapat naik angkot jurusan Teluknaga lalu turun di pertigaan Kampung Pangkalan, lalu jalan kaki sekitar 5 menit mengikuti petunjuk arah di WJQV+G8M hingga sampai di gerbang masjid.





