Masjid KH.S.I.S Al-Djufri
Masjid KH.S.I.S Al-Djufri yang berdiri megah di kawasan Manado, Sulawesi Utara, menjadi saksi sejarah panjang Islam di tanah Minahasa. Dibangun pada masa penjajahan Belanda, masjid ini menyimpan arsitektur khas kolonial yang menyatu dengan ornamen lokal, mencerminkan peradaban multikultural Indonesia. Sebagai pusat kegiatan umat Islam sejak 1919, tempat ibadah ini tak hanya berfungsi spiritual, melainkan juga sebagai pusat pendidikan dan dakwah, memperkuat identitas Islam yang damai di tengah pluralitas Minahasa, menjadikannya ikon penting dalam perjalanan Islam Nusantara.
FV7G+XPC, Malendeng, Kec. Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
None
Masjid KH.S.I.S Al-Djufri di Malendeng, Tikala, Manado, Sulawesi Utara, menawarkan suasana ibadah yang tenang dan bersih; dengan rating 4.8, ia menjadi pilihan jemaah lokal untuk salat berjamaah serta kajian mingguan, lokasinya yang strategis—FV7G+XPC—memudahkan akses parkir dan transportasi umum.
Informasi lebih lanjut
Apa yang membuat Masjid KH.S.I.S Al-Djufri di Malendeng, Tikala, Manado, Sulawesi Utara istimewa?
Masjid ini menonjol karena arsitektur khas Sulawesi yang dipadukan dengan sentuhan modern, dilengkapi fasilitas ramah disabilitas, serta lokasi strategis di FV7G+XPC yang mudah dijangkau, menjadikannya pusat ibadah dan edukasi masyarakat sekitar.
Bagaimana cara mencapai Masjid KH.S.I.S Al-Djufri dari pusat Kota Manado?
Dari pusat kota, ambil arah ke Kecamatan Tikala sekitar 10 menit berkendara, ikuti petunjuk ke Jalan Malendeng; masjid berdiri megah di sisi utama dengan rating 4.8 sehingga sulit untuk dilewatkan.
Apakah Masjid KH.S.I.S Al-Djufri menyediakan program ramadhan atau kajian rutin?
Setiap bulan Ramadhan masjid ini menggelar buka puasa bersama, tarawih khataman, dan kajian tafsir setelah shalat Maghrib, sementara di luar Ramadhan tersedia majelis tadarus dan pengajian ahad pagi yang terbuka untuk jamaah umum.
Apakah jamaah dari luar kota bisa menginap di kompleks masjid?
Tersedia asrama tamu berkapasitas 30 orang yang bisa dipakai secara gratis dengan mendaftarkan nama dan jumlah rombongan minimal satu hari sebelumnya kepada takmir masjid.