Masjid Nurul Yaqien
Masjid Nurul Yaqien yang berdiri di jantung Pasar Kemis, Tangerang, menjadi saksi bisu perjalanan umat Islam Indonesia dari rumah ibadah sederhana hingga pusat spiritual berarsitektur khas Betawi. Dibangun pada 1987, masjid ini tak hanya menawarkan kekhusyukan, melainkan juga menyimpan kisah gotong royong warga, peninggalan sejarah, dan peran strategisnya dalam menyebarluaskan nilai-nilai Islam moderat di tengah hiruk-pikuk perdagangan.
Jl. Raya Ps. Kemis No.1, Sindang Panon, Kec. Ps. Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten 15560, Indonesia
None
Masjid Nurul Yaqien yang berdiri di Jl. Raya Pasar Kemis No. 1, Sindang Panon, Kabupaten Tangerang, Banten, menawarkan suasana ibadah tenang dengan arsitektur lokal yang terawat rapi; pengelolaan kebersihan yang konsisten, parkir luas, serta kegiatan pengajian rutin menjadikannya pusat spiritual favorit warga sekitar, sebagaimana tercermin dari rating 4,8 yang tinggi.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid Nurul Yaqien buka 24 jam?
Masjid Nurul Yaqien di Jl. Raya Ps. Kemis No.1, Sindang Panon, memang buka sepanjang hari, namun kegiatan utama seperti shalat berjamaah dan kajian rutin lebih ramai pada waktu-waktu shalat fardhu serta malam hari.
Bagaimana cara mencapai Masjid Nurul Yaqien dari Stasiun Tangerang?
Dari Stasiun Tangerang, Anda cukup naik angkot jurusan Pasar Kemis turun di depan kantor kecamatan, lalu jalan kaki sekitar 200 meter ke arah barat; lokasi persisnya adalah Jl. Raya Ps. Kemis No.1, dengan rating 4.8 sebagai penanda kenyamanan jamaah.
Apakah Masjid Nurul Yaqien menyediakan program untuk anak-anak?
Setiap Sabtu dan Minggu pagi, Masjid Nurul Yaqien mengadakan kelas Tahfidz dan TPA yang gratis untuk anak usia 6–15 tahun, dipandu oleh ustadz muda berpengalaman agar generasi Islami Banten tetap kuat.
Bolehkah perempuan shalat berjamaah di Masjid Nurul Yaqien?
Tentu saja; Masjid Nurul Yaqien menyediakan musala khusus perempuan di lantai dua dengan mihrab terpisah, sehingga jamaah perempuan tetap khushu’ dan nyaman mengikuti shalat berjamaah serta kegiatan kajian mingguan.

