Masjid Nurul Yaqin

Masjid Nurul Yaqin di Kota Masjid, Manado, menjadi saksi kedamaian dan keberagaman umat Islam di Sulawesi Utara. Dibangun dengan arsitektur khas Nusantara yang memadukan nilai lokal dan spiritualitas, masjid ini tak hanya menjadi tempat ibadah, melainkan juga pusat pendidikan dan silang budaya. Di tengah minoritas Muslim di Manado, Nurul Yaqin berdiri teguh sebagai simbol toleransi, menyambut jemaat dari berbagai latar, dan mempererat hubungan antarumat beragama di tanah yang dikenal sebagai “Kota Toleran.”
Jl. Ahmad Yani 15 No.7, Sario Tumpaan, Kec. Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
+62 813-5666-6285
Masjid Nurul Yaqin berdiri kokoh di pusat Kota Manado, persis di Jalan Ahmad Yani 15, Sario Tumpaan, dan kini dikenal sebagai tempat ibadah paling bersih sekaligus ramah nonyong di Sulawesi Utara. Meskipun kapasitasnya relatif kecil, masjid ini mampu menerima jemaah dari berbagai daerah berkat kebersihan yang terjaga dan suasana yang tenang. Para pengunjung sering memuji kebersihan toilet yang selalu bersih, bahkan di bandingkan dengan masjid-masjid besar lainnya. Dengan rating 4.8 di Google, Masjid Nurul Yaqin menjadi bukti bahwa ukuran bukanlah segalanya—kebersihan dan kenyamananlah yang membuat masjid ini istimewa.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apa saja kegiatan rutin di Masjid Nurul Yaqin?
Masjid ini mengadakan shalat berjamaah lima waktu, pengajian malam hari, dan program tadarus harian yang diikui warga sekitar Sario.





