Masjid Putih Daarusshalikhin

Masjid Putih Daarusshalikhin di Kota Batu menjadi ikon religi baru Indonesia, memadukan arsitektur Middle-East dan lokal dalam balutan cat putih menyolok. Dikelilingi sawah dan perbukitan, masjid ini menawarkan suasana ibadah yang sejuk khas dataran tinggi, lengkap dengan menara tinggi dan kubah besar yang tampak memesona dari kejauhan.
Jl. Patimura No.47, Temas, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65315, Indonesia
None
Masjid Putih Daarusshalikhin yang berdiri di Jalan Patimura No.47, Temas, Kota Batu, Jawa Timur, menjadi salah satu bangunan religi berarsitektur bersih minimalis dengan dominasi putih, berpadu ornamen geometris khas Timur Tengah. Tatanan ruang seluas 1.500 m² mampu menampung sekitar 1.000 jamaah, dilengkapi area parkir lapang, kantor takmir, ruang pendidikan diniyah, serta kantin halal; seluruhnya diselimut sistem keamanan CCTV dan petugas kebersihan yang membuat lingkungan tetap nyaman sepanjang hari. Lokasi strategis—hanya 10 menit dari terminal Batu dan 5 menit dari Alun-alun—menjadikanya titib berkumpul warga lokal maupun wisatawan religi, terutama saat shalat magrib berjemaah yang kerap diiringi pengajian ringan. Pencahayaan LED dan lampu kaligrafi di malam hari menambah aura khas, sementara nilai rating 4.8/5 di Google mencerminkan kepuasan jamaah atas keramian takmir, kebersihan, serta kecepatan layanan.
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Informasi lebih lanjut
Apa yang membuat Masjid Putih Daarusshalikhin begitu ikonik di Batu?
Keunggulannya terletak pada arsitektur putih minimalis yang menyatu dengan hamparan hijau pegunungan, sehingga jamaah bisa menunaikan ibadah sambil menikmati udara sejuk khas Kota Batu; tak heran ratingnya mencapai 4.8 di berbagai platform wisata religi.
Bagaimana cara mencapai Masjid Putih Daarusshalikhin dari pusat Kota Batu?
Cukup arahkan kendaraan ke Jl. Patimura No.47, Temas—kurang dari 10 menit dari Alun-alun Batu—dan masjid ini langsung terlihat berdiri anggap di sisi timur jalan, tersedia area parkir luas untuk mobil maupun bus wisata.
Apakah Masjid Putih Daarusshalikhin buka 24 jam untuk wisatawan?
Secara umum buka sepanjang hari, namun kunjungan wisata non-ibadah sangat disarankan antara shalashar sampai maghrib agar tidak mengganggu jamaah; petugas takmir masjid selalu siap menyambut tamu selalu mematuhi etika berpakaian sopan.
Apakah di Masjid Putih Daarusshalikhin tersedia program edukasi untuk pelajar?
Setiap pekan masjid menggelar kelas tahsin dan tahfidz gratis yang diampu oleh ustadz lokal, serta open-house Ramadhan berisi kajian remisi dan bedah kitab yang sangat diminati siswa MTs dan MA se-Kota Batu.
Jika Anda ingin melihat artikel lain yang serupa dengan Masjid Putih Daarusshalikhin, Anda dapat mengunjungi kategori Masjid Near Me.
