Masjid Raya Limo Suku

masjid raya limo suku

Masjid Raya Limo Suku di Kota Masjid, Sumatera Barat, merupakan saksi bisu perpaduan arsitektur Minang dan nilai-nilai Islam yang mengakar. Dikenal sebagai masjid bersejarah yang dibangun oleh lima marga besar, ia tak hanya menjadi tempat ibadah, melainkan juga simbol persatuan dan warisan budaya Minangkabau yang tetap lestari hingga kini.

Masjid Raya Limo Suku

Alamat

JCX6+JFF, Sungai Pua, Kec. Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat 26181, Indonesia

Telefon

None

Lokasi Masjid Raya Limo Suku
Ulasan

4.8/5 (Baca Ulasan)

MAKLUMAT LANJUT

Masjid Raya Limo Suku di Jalan JCX6+JFF, Sungai Pua, Kabupaten Agam, menampilkan arsitektur Minang yang khas dengan lima atap meruncing simbolis; letaknya strategis di pusat kecamatan, mudah dijangkau pejalan kaki maupun kendaraan, serta area parkir luas yang nyaman. Kebersihan terjaga, petugas takmir ramah, dan pengeras suara sistem terbaru membuat shalat berjamaah khusyuk; rating 4.8 dari jemaah mencerminkan kepuasan terhadap fasilitas wudhu bersih, penerangan LED, serta ruang serbaguna untuk kajian dan kegiatan sosial.

Informasi lebih lanjut

Apa yang membuat Masjid Raya Limo Suku di Agam istimewa dibandingkan masjid-masjid lain di Sumatera Barat?

Masjid ini menyatu dengan arsitektur Minangkabau khas berbentuk limas, memiliki 4.8 rating kunjungan, serta lokasi persis di JCX6+JFF, Sungai Pua yang memudahkan jamaah dari lima suku Minangkabau mencapainya dalam satu perjalanan singkat.

Bagaimana cara mencapai Masjid Raya Limo Suku jika saya berasal dari luar Kabupaten Agam?

Tiba di Bandara Minangkabau, lanjutkan perjalanan darat sekitar 90 menit menuju Kecamatan Sungai Pua melalui jalan lintas Bukittinggi-Padang; masjid berada di pusat kampung, persis di samping pasar Sungai Pua, sehingga ojek online maupun angkot jurusan Agam semua mengenal lokasinya.

Apakah Masjid Raya Limo Suku menyediakan program ramah anak dan jamaah wisata?

Pengurus masjid menyiapkan kelas Tahsin Al-Qur’an untuk anak-anak setiap maghrib, area saung belajar di serambi, serta toilet dan tempat wudhu bersih; petugas juga siap membantu pengunjung non-muslim yang ingin melihat arsitekturnya selama menghormati waktu shalat.

Kapan waktu terbaik mengunjungi Masjid Raya Limo Suku agar bisa menikmati suasana sejuk dan foto estetik?

Datang 30 menit sebelum adzan subuh hingga setelah shalat Isya; suhu di Kampung Limo Suku cenderung dingin pegunungan, lampu-lampu ornamen masjid menyala, dan cahaya matahari pagi atau senja akan mempercantik foto limasan tiga lapis tanpa bayangan keras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *