Masjid Senawang

Masjid Senawang di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, berdiri megah sebagai simbol toleransi dan warisan Islam di wilayah pesisir. Dibangun pada abad ke-18 oleh tokoh pendakwah Senawang, masjid ini menampilkan arsitektur rumah adat Sumbawa bertiang tinggi, atap sirap, dan ukiran khas yang menyatu dengan nilai-nilai lokal. Selain menjadi pusat ibadah, kompleks ini menjadi lokasi tabligh akbar, pengajian mingguan, dan tradisi bedah kampung yang mempererat umat. Keberadaannya membuktikan bahwa Islam di Indonesia tumbuh melalui dakwah damai dan adaptasi budaya setempat.
6669+RWW, Unnamed Road, Senawang, Kec. Orong Telu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Bar. 84373, Indonesia
None
Masjid Senawang di Jalan 6669+RWW, Senawang, Orong Telu, Kabupaten Sumbawa, menawarkan suasana ibadah yang tenang dengan arsitektur lokal yang bersih dan terawat; meski fasilitasnya sederhana, nilai 4.3 menunjukkan kepuasan jamaah atas kebersihan, keterbukaan petugas, dan kehangatan komunitas sekitar.
Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid Senawang buka 24 jam?
Masjid Senawang di Senawang, Kecamatan Orong Telu, Kabupaten Sumbawa memang tak menampilkan jam operasional secara daring, namun mayoritas masjid di Indonesia beroperasi sepanjang hari agar jamaah bisa shalat lima waktu dengan nyaman; bila hendak memastikan kegiatan pengajian atau kebersihan, datanglah sekitar shalat maghrib atau hubungkan takmir setempat.
Bagaimana cara mencapai Masjid Senawang dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa?
Dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin ambil arah selatan ke Jalan Raya Sumbawa—Bima, ikuti petunjuk ke Senawang sejauh kurang lebih 30 km; ketika GPS menunjukkan koordinat 6669+RWW, Unnamed Road, Senawang, masuk ke gang sebelah kanan sebelum pertigaan pasar Senawang, lalu lurus 200 m hingga menemukan masjid berpagar hijau yang sering dipakai untuk shalat Jumat.





