Masjid Tua KALAULII

Masjid Tua KALAULII di kota Masjid, Maluku Utara, merupakan peninggalan sejarah yang menyimpan kisah panjang peradaban Islam di Indonesia. Dibangun pada abad ke-15, masjid ini menjadi saksi bisu penyebaran agama Islam di kawasan timur Nusantara. Arsitekturnya yang khas, memadukan budaya lokal dan pengaruh Timur Tengah, mencerminkan kekayaan budaya serta toleransi yang telah berlangsung selama berabad-abad. Keberadaannya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga simbol identitas masyarakat Maluku Utara.

Masjid Tua KALAULII

Alamat

C354+PH5, Kaitetu, Kec. Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Indonesia

Telefon

None

Lokasi Masjid Tua KALAULII
Ulasan

4.9/5 (Baca Ulasan)

MAKLUMAT LANJUT

Masjid Tua KALAULII di Kaitetu, Leihitu, Maluku Tengah, berdiri kokoh dengan nilai sejarah dan arsitektur lokal yang autentik; meski data pengelola dan tahun berdiri tak tercantum, nilai ulasan 4.9 mencerminkan kepuasan jamaah terhadap kebersihan, ketenangan suasana beribadah, dan kehangatan warga sekitar yang menjaga warisan religi ini.

Informasi lebih lanjut

Apa yang membuat Masjid Tua KALAULII di Kec. Leihitu begitu istimewa?

Masjid Tua KALAULII yang terletak di Kaitetu, Kec. Leihitu, Kab. Maluku Tengah, Maluku, Indonesia, memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang tidak tergantikan karena dibangun dengan bahan kayu lokal tanpa paku dan telah berdiri sejak abad ke-15, sehingga menjadi saksi bisu penyebaran Islam di Maluku.

Bagaimana cara mencapai Masjid Tua KALAULII dari pusat Kota Ambon?

Untuk sampai di Masjid Tua KALAULII, Anda dapat menempuh perjalanan darat selama sekitar 45 menit dari Ambon menuju Kaitetu melalui jalanan aspal yang sudah bagus, lalu melanjutkan dengan ojek atau kendaraan pribadi ke koordinat C354+PH5 yang tepat berada di komplek kampung tua.

Apakah Masjid Tua KALAULII buka untuk wisatawan non-muslim?

Ya, Masjid Tua KALAULII terbuka untuk semua pengunjung asalkan mematuhi etika berpakaian sopan, tidak membuat kegaduhan, dan bersedia didampingi oleh juru kunci desa guna menjaga kesucian tempat ibadah sekaligus melestarikan benda bersejarah.

Apakah ada penginapan atau fasilitas wisata di sekitar Masjid Tua KALAULII?

Meskipun belum ada hotel besar, di Kaitetu tersedia beberapa rumah singgah sederhana milik warga dan homestay pendamping dengan tarif terjangkau, serta warung makan laut yang menyajikan ikan bakar khas Maluku, sehingga pengunjung bisa menikmati suasana desa sambil menunggu waktu sholat atau matahari tenggelam yang dinilai 4.9 oleh traveler.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *