Situs Sejarah Masjid Jami Samuda

Masjid Jami Samuda di Cditral Kalimantan menyimpan cerita sejarah panjang yang mencerminkan perjalanan Islam di Indonesia. Dibangun sejak abad ke-18, masjid ini menjadi saksi bisu penyebaran agama Islam di pedalaman Kalimantan. Arsitekturnya yang khas memadukan budaya lokal dan Islam, mencerminkan akulturasi yang unik. Situs ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat sekitar. Keberadaannya menunjukkan bagaimana Islam berkembang secara damai di Nusantara, menjadikannya warisan berharga bagi generasi mendatang.

Situs Sejarah Masjid Jami Samuda

Alamat

4XWG+X8F, Jl. H. Umar Hasyim, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 74363, Indonesia

Telefon

None

Lokasi Situs Sejarah Masjid Jami Samuda
Ulasan

4.4/5 (Baca Ulasan)

MAKLUMAT LANJUT

Masjid Jami Samuda di Jl. H. Umar Hasyim, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, adalah situs bersejarah yang masih berdiri kokoh dengan nilai budaya tinggi; bangunan tua yang terawat, suasana teduh, serta keberadaan makam tokoh lokal membuatnya menjadi tempat ibadah sekaligus tujuan ziarah, sehingga tak heran ia meraih rating 4.4 dari pengunjung yang terkesan dengan keaslian dan kebersihannya.

SeninBuka 24 jam
SelasaBuka 24 jam
RabuBuka 24 jam
KamisBuka 24 jam
JumatBuka 24 jam
SabtuBuka 24 jam
MingguBuka 24 jam

Informasi lebih lanjut

Apakah Masjid Jami Samuda memiliki nilai sejarah khusus di Kalimantan Tengah?

Masjid Jami Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur dikenal sebagai masjid tua yang telah menjadi saksi perkembangan Islam di pedalaman Kalimantan, dengan arsitektur lokal yang mempertahankan gaya rumah betang, menjadikannya simbol harmonisasi budaya dan agama.

Bagaimana cara mencapai lokasi Masjid Jami Samuda dari pusat kota Sampit?

Cukup ikuti Jl. H. Umar Hasyim hingga titik 4XWG+X8F di Kelurahan Samuda, kurang lebih 15 menit berkendara dari pusat Sampit; petunjuk arah tersedia di Google Maps dengan rating 4.4 yang memudahkan wisatawan menemukan kompleks masjid.

Apakah masjid ini buka untuk wisatawan non-muslim yang ingin mempelajari sejarahnya?

Pengelola Masjid Jami Samuda menerima kunjungan edukatif selama menghormati waktu shalat dan aturan berpakaian sopan; tur sejarah bisa diatur dengan jamaah lokal yang berkisah tentang peran masjid dalam penyebaran Islam di sungai Mentaya.

Fasilitas apa yang tersedia di sekitar Masjid Jami Samuda untuk jamaah dan pengunjung?

Area masjid dilengkapi tempat wudhu bersih, parkir luas, kantin sederhana, serta mushola tambahan untuk wanita; di sekitarnya terdapat warung makanan halal dan penginapan murah yang mendukung kegiatan tabligh akbar dan ziarah sejarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *