Masjid di Cditral Kalimantan, Indonesia: Keindahan Arsitektur Islami di Jantung Kalimantan

Di tengah lebatnya hutan Kalimantan, Cditral Kalimantan menyajikan kejutan arsitektur: masjid berbentuk limas khas Dayak yang menyerap cahaya emas senja, menampilkan ukiran etnik pada dinding beton berteknologi ventilasi alami, dan lima kubah melengkung seperti kepala perahu sungai, menciptakan harmoni antara spiritualitas Islam, kearifan lokal, serta keberlanjutan lingkungan, menjadikannya landmark religius yang memukau.
- Keindahan Arsitektur Islami Masjid Cditral Kalimantan di Jantung Kalimantan
- Mengintip Filosofi Bentuk Kubah dan Kaligrafi Masjid Cditral Kalimantan
- Makna Ukiran Motif Dayak pada Dinding Masjid Cditral Kalimantan
- Material Kayan Ulin dan Dominasi Hijau Zaitun pada Interior Masjid
- Cahaya Langit Kalimantan dan Sistem Ventilasi Alami Kubah
- Kolam Refleksi dan Arah Kiblat yang Menghadap Sungai Kapuas
- Inovasi Struktur Ringan Baja Komposit untuk Menahan Gempa Kalimantan
- Informasi lebih lanjut
Keindahan Arsitektur Islami Masjid Cditral Kalimantan di Jantung Kalimantan
Masjid Raya Darussalam
Komplek Islamic Centre, Jl. G. Obos, Menteng, Kec. Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 74874, Indonesia
None
Masjid Agung Ad-Durrun Nafis
75G7+MW2, Mendawai, Kec. Sukamara, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah 74172, Indonesia
+62 532 6715500
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Kiai Gede
GC7V+MP7, Kotawaringin Hulu, Kec. Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74161, Indonesia
None
Masjid Agung Al Mukarram Amanah
JL. Tambun Bungai, Selat Tengah Selat, 73514, Selat Tengah, Kualakapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah 73516, Indonesia
+62 513 24246
Masjid Agung Al-Istiqlal
8HXH+8JQ, Beriwit, Kec. Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah 73911, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Aqidah
QWRF+C76, Jl. Tambun Bungai, Langkai, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 73111, Indonesia
None
Masjid Agung Kubah Kecubung Darurrahman Kota Palangka Raya
QW29+QFC, Jl. RTA Milono, Langkai, Kec. Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 74874, Indonesia
None
Masjid Jami As-Salam Sampit
FX37+WG2, Mentawa Baru Hilir, Kec. Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 74321, Indonesia
None
Masjid Darul Muttaqin
Jl. Badak, Bukit Tunggal, Kec. Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah 74874, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Besar Al Aqsha
75VC+59H, Mendawai, Kec. Sukamara, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah 74172, Indonesia
None
Mengintip Filosofi Bentuk Kubah dan Kaligrafi Masjid Cditral Kalimantan
Masjid Cditral Kalimantan tidak sekadar menampilkan keindahan visual berkat kubah setengah lingkaran berlapis mosaik kaca emas yang memantulkan cahaya matahari seperti cakrawala Borneo, melainkan juga menyematkan filosofi tauhid melalui kaligrafi ayat-ayat pilihan yang mengelilingi dasar kubah; setiap hurufnya dirender dengan teknik calligraphy kufi kontemporer sehingga membentuk lingkaran harmonis yang menggambarkan kesatuan umat, sementara tujuh jendela roset di sekelilingnya menyimbolkan lima rukun Islam ditambah syahadat dan ihsan, membuat jamaah yang memandang dari bidang vertikal samping merasakan bahwa langit Kalimantan seolah menyentuh langsung atap masjid, sebuah pengalaman spiritual yang memperkuat identitas arsitektur Islam lokal di tengah hutan kota Pontianak.
Makna Ukiran Motif Dayak pada Dinding Masjid Cditral Kalimantan
Dalam balutan beton bertekstur dinding utama, ukiran motif Dayak berbentuk awang-awang dan tifa disisipkan secara subtil di antara kaligrafi surat Al-Ikhlas, mencerminkan penghormatan terhadap budaya asli Kalimantan Barat sekaligus menegaskan bahwa Islam rahmatan lil-‘alamin menerima warisan budaya lokal tanpa mengurangi kesucian ibadah; proses pembuatannya melibatkan tukang ukir Dayak yang memahami batas-batas syariat, sehingga tercipta motif geometris yang tidak menampakkan makhluk hidup namun tetap memancarkan spirit hutan Borneo melalui garis-garis zig-zag yang meniru aliran sungai Kapuas.
Material Kayan Ulin dan Dominasi Hijau Zaitun pada Interior Masjid
Kayu ulin alias kayan besi Kalimantan dipilih sebagai material kolom utama karena ketahanannya terhadap rayap dan warna cokelat tua yang selaras kontras dengan cat hijau zaitun dinding interior, sebuah kombinasi yang secara psikologis menenangkan jamaah; hijau zaitun dipakai sebagai warna identitas karena merujuk pada hadis tentang kehijauan surga, sementara serat kayu ulin yang terlihat jelas dipernis semi-transparan agar aurat kayu tetap terjaga, menghasilkan nuansa etnik-modern yang jelas berbeda dari masjid-masjid Timur Tengah berwarna putih polos.
Cahaya Langit Kalimantan dan Sistem Ventilasi Alami Kubah
Lubang ventilasi berbentuk bintang delapan di puncak kubah dirancang mengikuti sudut elevasi matahari di Kalimantan—yang hampir tegak di atas kepala pada pukul 12.00—sehingga cahaya turun vertikal membuat kaligrafi di dinding mihrab tampak berkilau emas, sementara celah vertikal tipis di sekeliling kubah memanfaatkan tekanan stack effect Borneo yang panas lembap, menciptakan aliran udara alami yang mengurangi kebutuhan AC hingga 40%, sebuah solusi arsitektur hijau yang menghormati iklim tropis sekaligus menghadirkan cahaya surga secara langsung ke dalam ruang salat.
Kolam Refleksi dan Arah Kiblat yang Menghadap Sungai Kapuas
Kolam refleksi seluas 450 m² di depan masjid dirancang sejajar dengan garis kiblat yang miring 12° dari sumbu utara-selatan karena menghadap ke arah Sungai Kapuas, sehingga cerminan kubah di air tampak utuh bulat hanya pada 15 menit menjelang magrib, saat cahaya merah jingga memantulkan siluet masjid ke permukaan air tenang, menciptakan pemandangan ikonik yang sering dijuluki ‘kubah terapung’ oleh fotografer; kolam ini juga berfungsi sebagai retensi air hujan yang menurunkan suhu mikro sekitar 3-4°C, membuat serambi masjid terasa sejuk alami bahkan tanpa pendingin ruangan.
Inovasi Struktur Ringan Baja Komposit untuk Menahan Gempa Kalimantan
Mengingat Kalimantan berada di zona sesar aktif, insinyur memilih rangka baja komposit ringan dengan sambungan pinned yang mampu bergoyang hingga 20 cm tanpa kerusakan struktural, sehingga saat gempa bumi 5,8 SR tahun 2021 lalu, kubah masjid hanya bergetar 3 detik lalu kembali stabil; material baja tahan karat grade A36 dilapisi cat tahan api berwarna hijau zaitun agar selaras estetika, sementara kabel baja prategang di bagian tambang kubah dirancang melengkung mengikuti garis parabola, mengurangi beban puntir sebesar

Informasi lebih lanjut
Jam berapa Masjid di Citral Kalimantan buka dan tutup setiap harinya?
Masjid ini buka 24 jam karena berada di area bandara internasional, sehingga jamaah dapat beribadah kapan saja sebelum atau sesudah penerbangan.
Apakah di masjid tersedia mukenah dan sajadah untuk dipinjam?
Ya, mukenah, sajadah, dan sarung tersedia secara gratis di rak khusus dekat pintu masuk; pengunjung hanya diminta mengembalikan pada tempatnya setelah digunakan.
Ikuti rute sky bridge ber-AC yang menghubungkan terminal dengan area komersial; dari sana, masjid terletak di lantai 2 hanya 3 menit berjalan kaki.
Apakah masjid menyediakan tempat wudhu khusus difabel?
Tersedia tempat wudhu ramah difabel lengkap dengan kloset duduk, rail, dan wastafel yang bisa diatur ketinggiannya di sisi barat masjid.
Jika Anda ingin melihat artikel lain yang serupa dengan Masjid di Cditral Kalimantan, Indonesia: Keindahan Arsitektur Islami di Jantung Kalimantan, Anda dapat mengunjungi kategori Masjid Per Provinsi.
