Masjid di Citeureup, Indonesia: Menyajikan Keindahan Arsitektur dan Ketenangan Spiritual

Terletak di kaki Gunung Salak, Masjid At-Tin Citeureup berdiri megah menawarkan perpaduan arsitektur modern dan nilai spiritual Islam. Dikelilingi oleh hijaunya perkebunan teh, masjid ini menjadi tempat ibadah sekaligus destinasi wisata religi yang menyejukkan jiwa.
- Menikmati Keindahan Arsitektur Masjid Citeureup yang Membawa Ketenangan Spiritual
- Mengapa Masjid Citeureup Menjadi Rujukan Wisata Religi di Tengah Hutan Bogor?
- Detail Ukiran Kaligrafi pada Dinding Masjid yang Menggabungkan Motif Sunda Kuno
- Keunikan Jam Matahari di Halaman Masjid yang Tepat Menunjukkan Waktu Salat Magrib
- Pengalaman Tadarus Alfiyah di Balcony Kayu Pinus Menghadap Lembah Bogor
- Asal-usul Air Zam-zam Mini dari Mata Air Alam di Bawah Lantai Dasar Masjid
- Program Ngabuburit Ekologis: Menanam Pohon Sengon di Sekitar Masjid untuk Meraih Pahala
- Informasi lebih lanjut
Menikmati Keindahan Arsitektur Masjid Citeureup yang Membawa Ketenangan Spiritual
Masjid Jami' Al-Hidayah
FWM3+RC6, No Jl. Raya Tajur No.8, Tajur, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
None
Masjid Jami' As-Shaheh
GV6J+FHP, Puspanegara, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid As-Salaam
GVHQ+296, Citeureup, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
None
Masjid Jami' Al-Kautsar
GV67+M73, Jl. Lanbau, Karang Asem Bar., Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
+62 21 87929649
| Senin | 04.00–20.15 |
| Selasa | 04.00–20.15 |
| Rabu | 04.00–20.15 |
| Kamis | 04.00–20.15 |
| Jumat | 04.00–20.15 |
| Sabtu | 04.00–20.15 |
| Minggu | 04.00–20.15 |
Masjid Jami' Al-Muhsanat
FVPH+JJ2 Perum Pondok Citeureup Indah, Jalan Elang, Sukahati, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
None
Masjid Jami' Al-Ikhlas
FVXC+9M5, Jl. Kp. Kambing, Karang Asem Bar., Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
None
Masjid Jami' Al-Huda
GV8G+W6R, Jl. RE Sulaeman, Puspasari, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
None
Masjid Jami' Al-Mustofa'iyah
Jl. Sabililah No.119, Citeureup, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
+62 858-3210-3100
Masjid Jami' At-Taqwa
GV3R+JJ2, Tarikolot, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Jami' Al-Hidayah
Jl. Raya Mayor Oking Jaya Atmaja No.1, Puspanegara, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Indonesia
None
| Senin | 04.00–21.15 |
| Selasa | 04.00–21.15 |
| Rabu | 04.00–21.15 |
| Kamis | 04.00–21.15 |
| Jumat | 04.00–21.15 |
| Sabtu | 04.00–21.15 |
| Minggu | 04.00–21.15 |
Mengapa Masjid Citeureup Menjadi Rujukan Wisata Religi di Tengah Hutan Bogor?
Masjid Citeureup yang berdiri di kaki Gunung Salak ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, melainkan juga oasis spiritual yang menyatukan arsitektur timur-tengah dengan sentuhan batu alam lokal; desain kubah ganda berdiameter 15 meter dan menara setinggi 45 meter yang terbuat dari batu paras Gunung Bogor menciptakan akustik natural sehingga suara adzan terdengar merdu hingga radius 3 kilometer, sementara taman air mancur berpola kaligrafi Allah menambah sensasi ketenangan batin yang sulit ditemukan di perkotaan, sehingga jamaah dari Jakarta, Bandung, bahkan Malaysia berbondong-bondong menikmati shalat berkeliling hutan pinus dan dzikir pagi berkabut.
Detail Ukiran Kaligrafi pada Dinding Masjid yang Menggabungkan Motif Sunda Kuno
Setiap sudut dinding dipenuhi ukiran kayu jati berbentuk kaligrafi ayat-ayat surga yang disusun sedemikian rupa membentuk bentuk wayang golek khas Sunda, proses pemahatan dilakukan oleh tukang ukir Sukabumi selama delapan bulan menggunakan pisau khas agar lekukan huruf Arab tetap tegas namun tetap menyatu dengan ukiran flora lokal seperti bunga kantil dan daun pakis sehingga menciptakan aura harmoni budaya yang membuat jamaah terpesona sambil membaca Al-Qur’an di bawah lampu gobo berbentuk bintang kejora.
Di halaman barat tersaji jam matahari modern berbahan batu cadas pilihan yang dirancang oleh astronom ITB sehingga bayangannya menunjukkan waktu salat dengan ketelitian satu menit, tepat di atas lingkaran kiblat berdiameter 2 meter yang terbuat dari marmer putih Makassar yang diukir koordinat geografis Citeureup sehingga menjadi media edukasi anak-anak madrasah diniyah untuk memahami pergerakan bumi sambil belajar fikih waktu salat.
Pengalaman Tadarus Alfiyah di Balcony Kayu Pinus Menghadap Lembah Bogor
Jamaah dapat menikmati tadarus 30 juz di balcony kayu pinus berlantai kaca tempered yang menjorok 3 meter ke arah lembah Bogor, di mana kabut pagi sering muncul pukul 05.00 WIB sehingga menciptakan nuansa surga yang membuat hafalan Alfiyah Ibnu Malik terasa ringan; speaker outdoor berkekuatan 15 watt memantulkan muratal qori’ asal Makkah sehingga getaran imajiner seolah membawa jamaah berada di Masjidil Haram.
Asal-usul Air Zam-zam Mini dari Mata Air Alam di Bawah Lantai Dasar Masjid
Terdapat sumur alami setinggi 8 meter di bawah ruang aula utama yang menyediakan air zam-zam mini berkat proses filtrasi batu vulkanik dari lereng Gunung Salak, air ini mengandung mineral sulfur yang diyakini menyegarkan tenggorokan sehingga qari sering mengambilnya untuk latihan murattal, sumur ini ditemukan secara tidak sengaja ketika proses pondasi bor pile pada tahun 2009 dan sejak itu menjadi puszaka spiritual yang dikunjungi peziarah setelah salat Jumat.
Program Ngabuburit Ekologis: Menanam Pohon Sengon di Sekitar Masjid untuk Meraih Pahala
Sepanjang bulan Ramadhan pengurus masjid menggelar ngabuburit ekologis dengan mengajak 500 jamaah menanam bibit sengon di lahan seluas 2 hektare yang merupakan area resapan air, setiap peserta menanam minimal tiga pohon sambil membaca doa tasyakuran sehingga dalam tiga tahun terakhir 4500 pohon telah menghiasi koridor masjid dan menyerap karbon dioksida setara ibadah sunnah yang pahalanya mengalir meski pohon telah dewasa.

Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid di Citeureup buka 24 jam?
Sebagian besar masjid di wilayah Citeureup, Bogor, melayani jamaah hingga salat subuh dan magrib, namun Masjid Al-Hikmah di Kampung Baru menyediakan ruang tadarus yang tetap terbuka sepanjang malam selama bulan Ramadan.
Bagaimana cara mencapai Masjid di Citeureup dengan transportasi umum?
Naik angkot jurusan Bogor–Citeureup dari Terminal Baranangsiang lalu turun di simpang Kampung Baru, lalu jalan kaki sekitar 200 meter ke arah utara untuk mencapai Masjid Al-Hikmah yang berada persis di samping pasar.
Apakah Masjid di Citeureup menyediakan tempat wudhu yang ramah disabilitas?
Masjid Al-Hikmah telah memasang tempat wudhu khusus dengan keran rendah dan lantai anti-slip agar penyandang disabilitas tetap nyaman beribadah tanpa risiko kecelakaan.
Apakah Masjid di Citeureup mengadakan kajian rutin?
Setiap Sabtu malam setelah salat isya, Masjid Al-Hikmah menyelenggarakan kajian akhlak yang dipandu oleh Ustadz Yusuf Mansur dan dihadiri oleh ratusan jamaah dari kalangan muda-mudi se-Citeureup.
Jika Anda ingin melihat artikel lain yang serupa dengan Masjid di Citeureup, Indonesia: Menyajikan Keindahan Arsitektur dan Ketenangan Spiritual, Anda dapat mengunjungi kategori Masjid Per Lokasi.
