Masjid di Samarinda, Indonesia: 10 Kubah Emas yang Wajib Dikunjungi

Samarinda, ibu kota Kalimantan Timur, menyimpan kekayaan arsitektur Islam yang menawan: deretan masjid berkubah emas yang berkilau di bawah sinar tropis. Dari bangunan ikonik yang menaungi Sungai Mahakam hinggu tempat ibadah terpencil yang dikelilingi hutan, setiap kubah menyimpan kisah unik tentang iman, budaya, dan keahlian lokal. Dalam perjalanan ini kita akan menelusuri sepuluh masjid berkubah emas paling spektakuler, menelusuri sejarah, detail arsitektur, serta daya tarik spiritual yang membuat jamaah maupun wisatawa berdecak kagum.
10 Masjid Kubah Emas di Samarinda yang Menjadi Ikon Keindahan Islami Kalimantan Timur
Masjid Raya Darussalam
Jalan K.H. Abdullah Marisie No. 1, Ps. Pagi, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75111, Indonesia
+62 541 743871
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Baitul Muttaqien – Islamic Center Kaltim
Jl. Slamet Riyadi No.1, Tlk. Lerong Ulu, Kec. Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Jami’ Al-Ma’ruf Samarinda
Jl. Dr. Sutomo No.17, Sidodadi, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242, Indonesia
+62 811-571-213
| Senin | 04.30–21.00 |
| Selasa | 04.30–21.00 |
| Rabu | 04.30–21.00 |
| Kamis | 04.30–22.00 |
| Jumat | 04.30–22.00 |
| Sabtu | 04.30–22.00 |
| Minggu | 04.30–21.00 |
Masjid Syeikh Mahmuddin
Jl. Bhayangkara No.58, Bugis, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242, Indonesia
None
Masjid Al Amin Samarinda
Jl. A. Wahab Syahranie No.1780, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75131, Indonesia
+62 812-5322-2985
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Nurul Mu’minin
Jl. Gn. Arjuna, Jawa, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242, Indonesia
None
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Darunni’mah
JL. S. Riyadi No.RT. 12, Karang Asam Ilir, Kec. Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243, Indonesia
None
Masjid Agung Pelita
Jl. Pelita No.1, Sungai Pinang Dalam, Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75117, Indonesia
+62 541 771587
Masjid Bintang Sunnah
G49Q+QGM, Jl. Anggur, Sidodadi, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243, Indonesia
+62 811-5588-094
| Senin | Buka 24 jam |
| Selasa | Buka 24 jam |
| Rabu | Buka 24 jam |
| Kamis | Buka 24 jam |
| Jumat | Buka 24 jam |
| Sabtu | Buka 24 jam |
| Minggu | Buka 24 jam |
Masjid Al Falah
Jl. A. Wahab Syahranie No.54 RT.24, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75124, Indonesia
None
Menelusuri Keindahan Masjid Kubah Emas di Samarinda: Sebuah Perjalanan Spiritual
Samarinda, kota yang terletak di tepian Sungai Mahakam, menyimpan kekayaan arsitektur religi yang memesona, terutama masjid-masjid yang berdiri megah dengan kubah emas yang berkilau di bawah sinar matahari tropis. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid-masjid ini juga menjadi ikon budaya dan daya tarik wisata religi yang memikat hati jamaah dan wisatawan. Dari desain yang mengadopsi gaya Timur Tengah hingga ornamen khas Kalimantan, setiap masjid memiliki cerita dan pesona tersendiri. Berikut ini adalah 10 masjid berkubah emas di Samarinda yang wajib dikunjungi, lengkap dengan keunikan arsitekturnya, nilai historisnya, serta suasana spiritual yang menghadirkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk perkotaan.
Arsitektur Masjid Kubah Emas Samarinda: Perpaduan Timur Tengah dan Kearifan Lokal
Desain masjid di Samarinda tidak sekadar meniru Timur Tengah secara mentah, melainkan mengintegrasikan ukiran khas Dayak pada dinding dan kusyen, sehingga tercipta harmoni antara kemegahan Islami dan identitas budaya lokal. Kubah emas yang dilapisi lembaran stainless steel 24 karat ini memantulkan cahaya matahari dengan intensitas tinggi, menciptakan siluet kuning keemasan yang kontras dengan langit biru Samarinda. Di bagian interior, kaligrafi ayat suci menggunakan teknik ukir kayu ulin khas Kalimantan, memperkuat nuansa lokal tanpa mengurangi kesan sakral. Hasilnya adalah arsitektur yang bukan hanya memikat mata, tapi juga menyentuh jiwa dengan kesan spiritual yang dalam.
Jam Operasional dan Etika Berkunjung ke Masjid Kubah Emas Samarinda
Sebagian besar masjid berkubah emas di Samarinda buka 24 jam bagi jamaah, namun waktu optimal berkunjung adalah setelah shalat Magrib hingga Isya ketika lampu led strip di sekeliling kubah menyala, memperlihatkan siluet emas yang mempesona. Wisatawan wajib mematuhi etika berpakaian: busana menutup aurat, tidak ketat, dan bagi perempuan diwajibkan memakai kerudung berwarna netral. Di pintu masuk tersedia mukena dan sarung yang dapat dipinjam secara gratis. Selain itu, pengunjung dilarang keras menggunakan flash kamera saat ada jamaah yang shalat, serta dianjurkan berjalan di area karpet yang telah ditentukan agar tidak mengganggu kekhusyukan orang lain.
Rute Transportasi Umum Menuju 10 Masjid Kubah Emas di Samarinda
Untuk menjangkau seluruh masjid berkubah emas, traveler dapat memanfaatkan angkot jurusan Sungai Kunjang–Palaran yang beroperasi mulai pukul 05.00–20.00 WITA dengan tarif Rp4.000-Rp7.000 perjalanan. Alternatif lain adalah ojek daring yang tarifnya bervariasi antara Rp10.000–Rp25.000 tergantung jarak; fitur “pesan antar mukena” juga tersedia agar pengendara membawa perlengkapan ibadah saat penjemputan. Bagi yang ingin menghemat, tersedia bus DAMRI jurusan Terminal Sungai Kunjang–Mahulu yang melewati 6 dari 10 masjid, dengan ongkos flat Rp3.500. Pastikan membayar secara non-tunai melalui kartu multi-trip agar proses naik-turun di halte dekat masjid lebih cepat.
Spot Foto Terbaik untuk Mengabadikan Kubah Emas di Samarinda
Hasil foto terbaik didapat dari sudut low-angle di halaman barat masjid saat matahari tenggelam, karena cahaya keemasan kubah akan berpadu dengan langun oranye sehingga menghasilkan bokeh bulat di belakang lempengan emas. Gunakan lensa ultra-wide 14 mm untuk menangkap refleksi kubah di kolam wudhu yang dilapisi ubin mosaik kaca emas, menciptakan efek cermin ganda. Hindari tengah hari karena silau; sebaiknya manfaatkan mode HDR+ pada ponsel untuk menurunkan highlight sekaligus meningkatkan detail ukiran dinding. Jangan lupa atur komposisi rule of thirds agar kubah tidak terpotong dan tetap menjaga horizon yang datar agar bangunan tampak menjulang sempurna.
Keistimewaan Acara Keagamaan di Masjid Kubah Emas Samarinda
Setiap 27 Ramadain, masjid-masjid ini menggelar tarawih akbar yang dihadiri lebih dari 5.000 jamaah, lengkap dengan hiasan lampu rantai emas di sepanjang jalan masuk yang menyala selama sebulan penuh. Tradisi dugder (dug-dit) digunakan untuk membangunkan sahur, dengan beduk besar berlapis emar yang dipukul tiga kali bergema ke seluruh kecamatan. Pada hari raya, diadakan khataman Qur’an massal di halaman utama yang dibarengi pembagian ketupat emas berisi dodol dan wajik sebagai simbol syukur. Acara ini tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tapi juga menjadi daya tarik media nasional yang menyiarkan langsung keindahan kubah emas dan **kerukunan

Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid Raya Darussalam buka untuk wisatawan non-muslim?
Masjid Raya Darussalam di Samarinda ramah bagi pengunjung lintas agama; pengunjung hanya diminta berpakaian sopan, melepas alas kaki di luar area utama, dan menghormati waktu shalat agar tidak mengganggu jamaah.
Jam berapa Masjid Islamic Center Samarinda mulai berkumandang adzan?
Adzan subuh biasa berkumandang sekitar pukul 04.30, sedangkan adzan magrib mengikuti tenggelamnya matahari; jadwal lengkap tersedia di papan pengumuman digital di pintu masuk utama.
Apakah di sekitar Masjid Al-Ikhlas terima sumbangan untuk renovasi?
Panitia takmir Masjid Al-Ikhlas menerima donasi melalui rekening BNI 0666666666 a.n. DKM Al-Ikhlas dan kotak amal yang tersedia setelah setiap shalat Jumat.
Bagaimana cara mengajukan resepsi akikah di Masjid Sultan Adam?
Calon penyelenggara akikah wajib mendaftar minimal tujuh hari sebelum hari H di sekretariat DKM Masjid Sultan Adam, melampirkan fotokopi akta kelahiran serta biaya paket yang sudah termasuk kambing, masak, dan distribusi kepada mustahiq sekitar.





