Masjid Nuuril Hudaa

Masjid Nuuril Hudaa yang berdiri di tengah desa Dayeuhkolot, Bandung, bukan sekadar tempat ibadah, melainkan saksi bisu perjuangan umat Islam Jawa meneguhkan iman sejak 1912. Arsitekturnya yang memadukan gaya kolonial dengan detail khas Sunda mencerminkan dinamika budaya lokal yang selalu berhasil menyerap pengaruh baru tanpa kehilangan identitas. Di masa penjajahan hingga reformasi, masjid ini menjadi poros dakwah, pendidikan, dan solidaritas sosial, menjadikannya ikon penting dalam sejarah Islam Indonesia.
Masjid Nuuril Hudaa yang berlokasi di 2J7J+F6P, Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi tempat ibadah favorit warga sekitar berkat suasana tenang, kebersihan terjaga, serta pengajian rutin yang dikelola takmir masjid; dengan kapasitas memadai dan parkir luas, masjid ini tak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, melainkan juga wadah silaturahmi dan pendidikan Islam bagi anak-anak muda di kawasan tersebut.
Informasi lebih lanjut
Apakah Masjid Nuuril Hudaa buka setiap hari?
Masjid Nuuril Hudaa di Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, buka 24 jam untuk salat lima waktu, kecuali saat tidak ada jamaah karena kondisi tertentu.
Bagaimana cara mencapai Masjid Nuuril Hudaa dari pusat Bandung?
Petakan kode 2J7J+F6P di ponsel Anda, lalu ikuti rute menuju Citeureup lewat Jalan Raya Dayeuhkolot; dari pusat Bandung biasanya 30 menit saat lancar.
Apakah Masjid Nuuril Hudaa menyediakan fasilitas wudhu dan tempat parkir?
Tersedia tempat wudhu luas, kamar kecil bersih, serta area parkir yang bisa menampung sekitar 50 kendaraan roda dua maupun roda empat.
Apakah Masjid Nuuril Hudaa mengadakan kajian rutin?
Setiap malam Jumat setelah salat Isya diadakan kajian akhlak dengan ustadz lokal, serta kajian remaja setiap Ahad pagi sebelum salat Dzuhur.





